Empat Warga di Cianjur Terbakar Saat Masak untuk Berbuka, Satu Dirujuk ke RSHS Bandung
![]() |
| Petugas pemadam kebarakan mengerahkan armada untuk memadamkan api kebakaran akibat tabung gas bocor di Gang Bakti Cianjur. (Foto: Liputan6.com/ Fira Syahrin) |
Api disebut muncul secara tiba-tiba dari area dapur rumah korban dan dengan cepat membesar. Keempat korban yang merupakan satu keluarga mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan berbeda-beda. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu segera memberikan pertolongan dan melaporkan insiden tersebut kepada petugas pemadam kebakaran.
Komandan Regu Damkar Cianjur, Iman Maulani, mengonfirmasi bahwa seluruh korban merupakan anggota keluarga yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung.
"Empat orang mengalami luka bakar, satu orang di antaranya mengalami luka bakar 100 persen, sedangkan tiga orang lainnya tidak terlalu parah dan sudah mendapat pertolongan medis di RSUD Sayang Cianjur," kata Iman Maulani.
Berdasarkan keterangan saksi dan hasil penyelidikan sementara, kebakaran diduga dipicu oleh kebocoran tabung gas elpiji saat kompor sedang digunakan.
"Kebakaran diduga dipicu kebocoran gas elpiji saat kompor tengah digunakan pemilik rumah untuk memasak. Korban diduga mengalami luka bakar saat berupaya menyiram api yang muncul dari kebocoran gas tersebut," jelasnya.
Petugas Damkar Cianjur menerjunkan delapan personel dan dua unit mobil pemadam ke lokasi kejadian. Api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar satu jam sehingga tidak merembet ke bangunan rumah lain di sekitar lokasi.
Sementara itu, pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Kabupaten Cianjur memberikan penjelasan resmi terkait penanganan medis terhadap para korban.
Humas RSUD Sayang Cianjur, Raya Sandi, menjelaskan bahwa empat korban yang dievakuasi datang dengan kondisi luka bakar yang bervariasi. Satu di antaranya terpaksa dirujuk ke rumah sakit di Bandung karena kondisi yang sangat kritis.
"Empat korban kebakaran di Gang Bakti datang dalam kondisi luka bakar, terdiri atas satu orang luka bakar serius, dua orang lainnya luka bakar ringan, dan satu orang dirujuk ke RSHS Bandung karena mengalami luka bakar 100 persen," ujar Raya Sandi dalam keterangannya, Selasa (24/2/2026).
Korban yang dirujuk diketahui bernama Rumanah (64). Ia dipindahkan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk mendapatkan penanganan lanjutan mengingat kondisi luka bakar yang mencapai 100 persen.
Sementara itu, satu korban lainnya, Ena Hasanah (33), masih menjalani perawatan intensif di ruang rawat inap RSUD Sayang Cianjur. Ia mengalami luka bakar sedang dengan persentase sekitar 27 persen di sekujur tubuhnya.
Adapun dua korban lainnya, Arom (70) dan Yayat Junaedi (43), telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan pertolongan medis untuk luka bakar ringan.
"Kami berharap korban yang masih dirawat dapat kembali pulih seperti semula, penanganan maksimal diberikan agar korban cepat pulih," tambah Raya Sandi.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kebakaran. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan tabung gas elpiji di rumah guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

COMMENTS