-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Jelang Mudik Lebaran 2026, Kementerian Pekerjaan Umum Kebutan Perbaikan Jalan Nasional di Cianjur

Selasa, 24 Februari 2026 | 16.30 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-24T17:05:03Z
Ilustrasi perbaikan jalan. (Foto: Istimewa)


Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mengebut perbaikan infrastruktur jalan menjelang arus mudik Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan mobilitas masyarakat selama periode mudik berlangsung aman, nyaman, dan lancar.

Salah satu fokus perbaikan berada di ruas Jalan Nasional Lingkar Selatan Cianjur, Jawa Barat. Di jalur tersebut, dilakukan penambahan lapisan aspal baru (overlay) guna meningkatkan kualitas permukaan jalan yang sebelumnya dinilai cukup membahayakan pengguna.

Antisipasi Titik Rawan Kecelakaan

Sebelumnya, ruas Jalan Lingkar Selatan Cianjur kerap terjadi kecelakaan, terutama yang melibatkan pengendara roda dua pada malam hari. Minimnya penerangan di sejumlah titik menjadi salah satu faktor risiko di jalur tersebut.

Dengan dilakukannya overlay, diharapkan kondisi jalan menjadi lebih rata, kuat, dan aman dilalui kendaraan, khususnya saat volume lalu lintas meningkat tajam pada masa mudik dan arus balik Lebaran.

Jalan Lingkar Selatan Cianjur merupakan jalur nasional dengan panjang sekitar 7,45 kilometer. Ruas ini membentang dari Persimpangan Rawabango hingga Persimpangan Jebrot. Jalur tersebut selama ini kerap dipilih pengguna jalan karena berfungsi mengurai kemacetan di pusat kota serta mempermudah akses dari Bandung dan Cianjur menuju Sukabumi maupun sebaliknya.

Perbaikan ini menjadi bagian dari instruksi pemerintah agar seluruh jalur nasional berada dalam kondisi zero hole atau bebas lubang menjelang H-7 Lebaran. Standar ini diterapkan guna meminimalkan potensi kecelakaan akibat kerusakan jalan.

Perbaikan Infrastruktur di Jambi

Tidak hanya di Jawa Barat, upaya peningkatan kualitas jalan juga dilakukan di daerah lain. Di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi, pemerintah daerah setempat turut melakukan perbaikan infrastruktur jalan strategis antardesa.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan mobilitas warga tetap terjaga, sekaligus menjamin kelancaran distribusi logistik menjelang Ramadan dan Hari Raya Idulfitri.

Ruas Jalur Trimulyo menuju Sungai Raya sepanjang 7 kilometer dilaporkan telah selesai diperbaiki. Sementara itu, ruas jalan di daerah Lambur Luar menuju Simbur Naik sepanjang 5 kilometer masih dalam proses pengerjaan.

Imbauan Pembatasan Tonase

Unit Pelaksana Teknis Daerah Peralatan dan Perbekalan (UPTD Alkal) turut mengimbau masyarakat serta pelaku usaha, khususnya angkutan kelapa sawit, agar membatasi tonase kendaraan selama Ramadan dan Hari Raya Idulfitri.

Pembatasan ini bertujuan mencegah kerusakan jalan yang baru diperbaiki serta menjaga kualitas infrastruktur tetap optimal saat arus mudik berlangsung.

Dengan percepatan perbaikan di berbagai daerah, pemerintah berharap perjalanan mudik Lebaran 2026 dapat berjalan lebih aman dan nyaman, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat selama momentum hari raya.
×
Berita Terbaru Update