![]() |
| Foto: Dok. Persib Bandung |
PERSIB melaju ke fase gugur dengan status sebagai juara Grup G. Sementara itu, Ratchaburi FC lolos ke babak 16 Besar sebagai runner-up Grup F, berada di bawah wakil Jepang, Gamba Osaka.
Pertemuan ini bukanlah yang pertama bagi kedua tim. Sebelumnya, PERSIB dan Ratchaburi sempat berhadapan dalam laga latih tanding pramusim lalu yang berakhir imbang 2-2. Namun, pelatih PERSIB, Bojan Hodak, menegaskan kondisi timnya saat ini jauh berbeda dibandingkan saat pramusim.
“Kami mengganti hampir lebih dari setengahnya di tim termasuk seluruh pemain asing. Saat itu mereka butuh waktu untuk beradaptasi. Tapi sekarang, kami sudah lebih baik. Mereka (Ratchaburi) juga melakukan perubahan, jadi kita akan lihat saja besok,” kata Hodak kepada media.
Pelatih asal Kroasia tersebut memprediksi laga leg pertama akan berlangsung ketat. Meski menargetkan hasil maksimal, Hodak menilai penentuan kelolosan kemungkinan besar baru akan terjadi pada leg kedua yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, 18 Februari 2026.
“Saya percaya besok akan menjadi pertandingan yang sulit. Terkadang cuaca berpengaruh. Terkadang inspirasi pada hari itu juga menentukan,” ujar Hodak pada konferensi pers jelang laga.
“Saya rasa tidak ada yang akan diputuskan di pertandingan pertama ini. Semuanya akan ditentukan di Bandung pada pertandingan kedua nanti,” tegasnya.
Hodak juga menaruh harapan besar pada dukungan Bobotoh yang dipastikan hadir langsung di Stadion Ratchaburi. Menurutnya, kehadiran suporter PERSIB kerap menjadi energi tambahan bagi para pemain di atas lapangan.
“Saya hanya berharap, tidak akan ada masalah yang timbul karenanya, melainkan bentuk dukungan. Tidak hanya tim kami saja, tapi sepakbola Indonesia punya pendukung yang sangat antusias. Semoga dengan itu kami bisa meraih hasil yang positif,” harapnya.
Dari sisi pemain, penjaga gawang PERSIB, Teja Paku Alam, menegaskan kesiapan tim menghadapi tekanan laga tandang di kompetisi Asia. Meski menyadari laga tidak akan berjalan mudah, Teja optimistis PERSIB mampu membawa pulang hasil positif.
“Pertandingan besok tentunya tidak mudah untuk kami. Tapi, kami melaju sampai ke babak 16 Besar ini juga tidak mudah,” ujar Teja.
Teja memastikan seluruh pemain akan tampil maksimal demi menjaga peluang lolos ke babak selanjutnya.
“Kami tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini. Semoga kami bisa membawa pulang hasil terbaik ke Indonesia,” katanya.
Sementara itu, dari kubu tuan rumah, pelatih Ratchaburi FC, Worrawoot Srimaka, mengakui kualitas PERSIB dan menilai laga ini sebagai tantangan besar bagi timnya. Meski demikian, Ratchaburi bertekad memaksimalkan status sebagai tuan rumah.
“Kami tahu, ini pertandingan yang sulit. Namun ini pertandingan kandang, jadi kami akan melakukan segalanya demi meraih kemenangan. Hanya ada dua pertandingan. Jadi kami harus berhati-hati, sebisa mungkin jangan membuat kesalahan,” ungkap pelatih berusia 54 tahun itu.
Hasil pertandingan leg pertama ini akan menjadi modal penting bagi kedua tim sebelum menjalani leg kedua di Bandung. Bagi PERSIB, membawa pulang hasil positif dari Thailand akan sangat menentukan langkah mereka untuk melanjutkan petualangan di ACL Two musim ini.
