![]() |
| Jalur Puncak - Cianjur. (Dok. Istimewa) |
Lonjakan volume kendaraan mulai terlihat sejak dua hari terakhir. Meski belum menimbulkan antrean panjang, peningkatan arus lalu lintas menjadi perhatian serius aparat kepolisian.
Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Aang Andi Suhandi, menyatakan bahwa volume lalu lintas di jalur utama Cianjur telah menunjukkan peningkatan signifikan. Peningkatan ini terpantau sejak dua hari terakhir, meskipun belum menyebabkan antrean kendaraan yang berarti. Situasi lalu lintas tetap menjadi perhatian utama pihak kepolisian.
Sejumlah titik strategis menuju kawasan wisata terpantau mengalami perlambatan arus kendaraan. Area seperti pertigaan Hanjawar, Cibodas, dan Pasar Cipanas menjadi lokasi dengan kepadatan tertinggi akibat aktivitas keluar masuk kendaraan wisatawan.
AKP Aang Andi Suhandi menjelaskan bahwa peningkatan volume kendaraan yang melintas di jalur Puncak-Cianjur terpantau normal dan lancar secara keseluruhan. Namun, beberapa titik memang mengalami perlambatan laju kendaraan. Hal ini disebabkan oleh aktivitas keluar masuk kendaraan, terutama yang menuju destinasi wisata populer di kawasan tersebut.
Puluhan personel kepolisian disiagakan untuk mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi antrean panjang. Titik-titik seperti pertigaan Hanjawar, Cibodas, dan area sekitar Pasar Cipanas menjadi fokus pengawasan intensif. Petugas terus melakukan pemantauan dan pengaturan secara berkala guna memastikan arus tetap terkendali.
Sebagai langkah antisipasi lanjutan, lebih dari 60 personel ditempatkan di sejumlah titik rawan kemacetan, mulai dari kawasan By Pass-Cianjur hingga Puncak Pass. Aparat juga telah menyiapkan skema rekayasa arus berupa sistem satu arah (one way) yang bersifat situasional.
Penerapan sistem satu arah akan diberlakukan di kawasan Puncak-Cipanas sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan. Mekanisme ini disiapkan untuk mencairkan antrean kendaraan yang berpotensi memanjang hingga lebih dari dua kilometer. Koordinasi dengan Polres Bogor juga dilakukan sebelum penerapan sistem tersebut, khususnya untuk jalur Puncak.
Pada Minggu pagi, sistem satu arah sempat diberlakukan dari arah Bogor menuju Cianjur selama beberapa puluh menit. Kemungkinan penerapan serupa juga akan dilakukan pada petang hari dari Cianjur menuju Bogor, dengan menyesuaikan kondisi lalu lintas aktual.
Selain pengaturan arus kendaraan, kepolisian juga mengimbau pengendara agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu. Sebagian wilayah Cianjur masih dilanda cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan gangguan perjalanan.
AKP Aang Andi Suhandi menambahkan bahwa kawasan Puncak-Cianjur sering dilanda kabut tebal, terutama setelah hujan. Kabut ini dapat sangat mengganggu jarak pandang pengendara. Oleh karena itu, menjaga jarak aman dan mengurangi kecepatan sangat dianjurkan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.
Jalur Puncak-Cianjur sendiri dikenal memiliki sejumlah titik rawan kecelakaan dan potensi bencana alam saat cuaca buruk. Pengendara diimbau untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama selama periode libur panjang Imlek 2026.
.jpg)