-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Satlantas Polres Cianjur Kedepankan Pencegahan dalam Operasi Keselamatan Lodaya 2026, Penindakan Gunakan ETLE

Kamis, 12 Februari 2026 | 23.15 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-12T16:15:19Z
Foto: Dok. Tribrata News


Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cianjur mengedepankan langkah preemtif dan preventif dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Lodaya 2026. Dalam operasi yang tengah berlangsung tersebut, penindakan pelanggaran dilakukan sepenuhnya melalui sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Kasat Lantas Polres Cianjur, AKP Aang Suhandi, menegaskan bahwa pendekatan humanis dan edukatif menjadi fokus utama dalam operasi kali ini.

“Dalam Operasi Keselamatan Lodaya 2026, sekitar 40 persen kegiatan kami bersifat preemtif dan preventif yang di punggawai oleh Kanit Kamsel. Kami lebih banyak mendatangi sekolah-sekolah, kemudian menyasar masyarakat yang terorganisir maupun tidak terorganisir,” ujar Aang kepada Cianjur Ekspres, Kamis 12 Februari 2026.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan sebagai upaya membangun kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas, sehingga potensi pelanggaran maupun kecelakaan dapat ditekan sejak dini.

Selain melakukan sosialisasi, Satlantas Polres Cianjur juga melaksanakan ramp check untuk memastikan kesiapan kendaraan dan pengemudi yang nantinya akan terlibat dalam Operasi Ketupat. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan aspek keselamatan terpenuhi sebelum memasuki periode arus mudik dan arus balik.

Terkait penindakan, Aang menegaskan bahwa pihaknya tidak lagi menggunakan tilang manual. Seluruh proses penindakan dilakukan melalui sistem ETLE.

“Untuk penindakan, kami hanya menggunakan ETLE, tidak menggunakan tilang manual. Saat ini kami lebih memperbanyak sosialisasi guna meningkatkan disiplin masyarakat Cianjur,” ungkapnya.

Ia berharap, melalui pendekatan tersebut angka kecelakaan lalu lintas, khususnya yang menimbulkan korban fatalitas, dapat ditekan secara signifikan. Selain itu, pihaknya juga menargetkan terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) di Kabupaten Cianjur.

Adapun hasil penindakan melalui ETLE, lanjutnya, akan diumumkan setelah dilakukan proses rekapitulasi data secara menyeluruh.

Di tengah kondisi musim hujan yang masih berlangsung, Satlantas Polres Cianjur juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara. Sejumlah jalur di wilayah Cianjur diketahui memiliki potensi kerawanan longsor, terutama di kawasan Puncak, Gekbrong, serta wilayah selatan Cianjur.

“Sekarang situasinya musim hujan. Kami imbau kepada pengemudi, khususnya yang melintasi jalur Puncak, Gekbrong, dan selatan, karena ada beberapa titik rawan longsor. Persiapkan diri dan kendaraan, perhatikan situasi dan kondisi. Jika hujan turun deras, sebaiknya beristirahat terlebih dahulu,” pungkasnya.

Dengan mengedepankan langkah pencegahan serta penindakan berbasis teknologi melalui ETLE, Operasi Keselamatan Lodaya 2026 diharapkan mampu berjalan efektif dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan di wilayah Kabupaten Cianjur.
×
Berita Terbaru Update