Lonjakan ini terlihat dari perbandingan data sehari sebelumnya. Berdasarkan pemantauan di , volume kendaraan meningkat tajam dalam rentang waktu yang sama.
"Sebagai perbandingan kemarin di waktu yang sama, antara pukul 00.00-17.00 WIB, itu terdapat 20 ribu kendaraan yang naik dari Jakarta ke arah Puncak melalui Gerbang Tol Ciawi," kata Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, Minggu (22/3/2026).
Ia menjelaskan, peningkatan jumlah kendaraan hari ini mencapai 10 ribu unit dibandingkan hari sebelumnya.
"Tadi kami anev (analisa dan evaluasi) pada pukul 00.00-17.00 WIB di hari ini, tadi 30 ribu kendaraan yang naik dari arah Jakarta menuju ke arah Puncak yang melewati Gerbang Tol Ciawi," sambung dia.
Menurut Wikha, kendaraan yang mendominasi jalur wisata tersebut mayoritas merupakan kendaraan pribadi roda empat dan kendaraan kecil lainnya. Kondisi ini turut memengaruhi penerapan rekayasa lalu lintas oleh petugas di lapangan.
Sejumlah pengendara bahkan harus menunggu penerapan sistem satu arah atau one way sebelum dapat melanjutkan perjalanan menuju kawasan Puncak.
"Beberapa kita arahkan sambil menunggu titik pending di Gadog, kita arahkan untuk menggunakan Pos Terpadu di Gadog ini untuk beristirahat dan menunggu dibukanya kembali arus ke arah atas," jelasnya.
Lebih lanjut, pihak kepolisian juga mengidentifikasi sejumlah titik rawan kepadatan di sepanjang jalur Puncak. Kepadatan lalu lintas tidak hanya terjadi di bagian bawah, tetapi juga merata hingga ke kawasan atas.
"Titik kepadatan tetap yang seperti biasa ada di Pasir Angin, kemudian tadi agak siang naik ke atas cukup padat di Cipayung. Kemudian yang sampai saat ini masih lumayan ramai lancar ada di Pasar Cisarua," pungkasnya.
Dengan meningkatnya volume kendaraan ini, masyarakat diimbau untuk tetap mematuhi arahan petugas serta mempertimbangkan waktu perjalanan guna menghindari kepadatan yang lebih parah di jalur wisata favorit tersebut.
