Dalam keterangannya, gerhana bulan total ini terlihat di seluruh wilayah Indonesia, dengan waktu yang berbeda-beda di setiap daerah.
Imbauan Kementerian Agama
Melalui unggahan tersebut, Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat, mengajak umat Islam untuk menjadikan momentum gerhana sebagai sarana meningkatkan ketakwaan dan refleksi diri, khususnya di bulan suci Ramadan.
Ia mengimbau umat Islam untuk:
- Melaksanakan Salat Gerhana (Khusuf al-Qamar)
- Memperbanyak zikir dan istigfar
- Bertakbir dan bershalawat
- Bersedekah
- Berdoa untuk keselamatan bangsa
Selain itu, jajaran Kemenag daerah, tokoh agama, serta pemerintah daerah juga diminta memfasilitasi pelaksanaan salat gerhana sesuai waktu setempat.
“Semoga setiap sujud membawa keberkahan di bulan Ramadan,” demikian pesan dalam unggahan tersebut.
Jadwal Gerhana Bulan Total per Wilayah
Berikut waktu gerhana berdasarkan pembagian wilayah di Indonesia:
1. Wilayah Sulawesi Utara, Maluku, Maluku Utara, Papua dan sekitarnya
Mulai: 17.49 WITA / 18.49 WIT
Berakhir: 21.17 WITA / 22.17 WIT
2. Wilayah Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Kalimantan, Bali, NTB, NTT, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sulteng, Gorontalo
Mulai: 18.03 WIB / 19.03 WITA
Berakhir: 20.17 WIB / 21.17 WITA
3. Wilayah Sumbar, Riau, Bengkulu, Jambi, Kepri, Babel, Sumsel, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat
Puncak: 18.33 WIB
Berakhir: 20.17 WIB
4. Wilayah Aceh dan Sumatera Utara
Mulai: 19.03 WIB
Berakhir: 20.17 WIB
Masyarakat diimbau untuk mencermati jadwal sesuai zona waktu masing-masing agar dapat melaksanakan salat gerhana secara tepat waktu.
Momentum Spiritual di Bulan Ramadan
Gerhana bulan total yang terjadi di pertengahan Ramadan ini menjadi momen istimewa bagi umat Islam. Dalam ajaran Islam, gerhana merupakan tanda kebesaran Allah SWT dan dianjurkan untuk memperbanyak ibadah serta mendekatkan diri kepada-Nya.
Bimas Islam Kemenag RI berharap momentum ini tidak hanya menjadi fenomena astronomi semata, tetapi juga menjadi sarana memperkuat iman, meningkatkan kepedulian sosial, serta mempererat doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara.
Informasi lengkap dapat diakses melalui kanal resmi Bimas Islam Kemenag RI dan laman Kementerian Agama.
.png)