-->

Notification

×

Iklan

Iklan

H-7 Lebaran, Kendaraan Pemudik Mulai Padati Jalur Utama Cianjur

Minggu, 15 Maret 2026 | 15.08 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-15T08:08:38Z
Ilustrasi/AI




Memasuki H-7 Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, pergerakan kendaraan dengan ciri khas pemudik mulai terlihat melintas di sejumlah jalur utama di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Sabtu (14/3). Meski volume kendaraan mulai meningkat, kondisi arus lalu lintas secara umum masih terpantau normal dan lancar.

Pantauan di lapangan menunjukkan kendaraan roda dua maupun roda empat yang membawa barang bawaan khas perjalanan mudik mulai melintasi jalur utama menuju arah Bandung dan wilayah sekitarnya. Beberapa pemudik juga terlihat memanfaatkan masjid yang berada di sepanjang jalur utama Cianjur sebagai tempat beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.

Peningkatan volume kendaraan ini terlihat terutama pada pagi hingga petang hari. Namun hingga saat ini, arus lalu lintas di sejumlah titik yang selama ini dikenal rawan kemacetan, seperti jalur Puncak hingga kawasan Haurwangi di perbatasan Kabupaten Bandung Barat, masih terpantau relatif lancar tanpa antrean panjang kendaraan.

Untuk mengantisipasi lonjakan arus kendaraan yang diperkirakan terus meningkat mendekati Hari Raya Idul Fitri, berbagai pihak telah menyiapkan pos pelayanan terpadu di sejumlah titik strategis.

Salah satunya berada di ruas Jalan Raya Bandung–Cianjur, tepatnya di kawasan Tugu Pramuka, Kecamatan Karangtengah. Pos terpadu tersebut melibatkan berbagai unsur seperti PMI Cianjur, BPBD Cianjur, Dinas Kesehatan Cianjur, serta sejumlah organisasi lainnya yang siap memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk para pemudik yang melintas.

Kehadiran pos pelayanan ini diharapkan dapat membantu pemudik yang membutuhkan pertolongan medis, informasi perjalanan, hingga tempat beristirahat selama perjalanan mudik berlangsung.

Kasatlantas Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi di Cianjur, Sabtu, mengatakan meski sudah terlihat kendaraan dengan ciri khas mudik di Cianjur, tidak menyebabkan antrean terutama di titik rawan macet mulai dari jalur Puncak-Cipanas hingga perbatasan Bandung Barat.

"Memasuki H-7 lebaran arus kendaraan meningkat namun situasi arus lalu lintas di sejumlah jalur arteri yang bisa digunakan pemudik masih normal dan lancar," katanya.

Selain jalur Puncak, peningkatan volume kendaraan juga mulai terlihat di jalur timur Cianjur yang menjadi akses menuju Bandung. Kawasan seperti Sukaluyu, Ciranjang hingga Haurwangi mengalami peningkatan arus kendaraan, meski belum menimbulkan kepadatan berarti.

Bahkan di beberapa titik seperti Pasar Ciranjang yang kerap menjadi titik kemacetan, arus lalu lintas masih dapat bergerak dengan lancar tanpa antrean panjang kendaraan.

Untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas, puluhan personel kepolisian disiagakan di sejumlah titik rawan kemacetan. Petugas bertugas melakukan pengaturan lalu lintas sekaligus memastikan kendaraan yang melintas tetap aman dan tertib.

Selain itu, pihak kepolisian juga menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan apabila terjadi peningkatan volume kendaraan yang berpotensi menimbulkan kemacetan.

"Kami memprediksi volume kendaraan akan terus meningkat hingga H-2 lebaran, sehingga berbagai cara dilakukan agar arus kendaraan dapat melintas dengan aman dan lancar," katanya.

Dengan berbagai langkah antisipasi yang telah disiapkan, diharapkan arus mudik yang melintasi wilayah Cianjur dapat berjalan dengan tertib, aman, dan nyaman bagi para pemudik yang menuju berbagai daerah di Jawa Barat maupun wilayah lainnya.
×
Berita Terbaru Update