-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Polres Cianjur Siapkan 23 Pos Pengamanan Mudik Lebaran 2026, Fokus Jalur Rawan Bencana dan Wisata Selatan

Rabu, 04 Maret 2026 | 01.42 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-03T18:42:16Z


Menjelang arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri 2026, Polres Cianjur bergerak cepat mematangkan strategi pengamanan. Sebagai langkah konkret dalam menjamin keamanan dan kenyamanan pemudik, sebanyak 23 titik pos akan didirikan di berbagai wilayah strategis Kabupaten Cianjur.

Ke-23 pos tersebut terdiri dari satu Pos Terpadu, 13 Posko Pengamanan, dan 10 Posko Pelayanan yang tersebar dari wilayah utara hingga selatan Cianjur. Langkah ini menjadi bagian dari kesiapan aparat dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama momentum Lebaran.

Kapolres Cianjur, AKBP Akhmad Alexander Yurikho Hadi, menegaskan bahwa seluruh skema pengamanan telah dimatangkan melalui rapat pimpinan lintas sektoral tingkat nasional.

“Seluruh skema pengamanan ini telah dikoordinasikan melalui rapat pimpinan lintas sektoral tingkat nasional,” tegasnya, Selasa (3/3/2026).

Ia menjelaskan, upaya pengamanan ini merupakan bentuk sinergitas antara Polri, TNI, Pemerintah Kabupaten Cianjur, serta dukungan penuh dari Basarnas dan BNPB. Kolaborasi tersebut dilakukan guna memastikan kehadiran negara di setiap jalur yang dilalui masyarakat, baik warga lokal maupun pemudik dari luar daerah.

Fokus Jalur Rawan dan Titik Blackspot

Salah satu poin krusial dalam pengamanan tahun ini adalah pemetaan titik-titik rawan bencana alam dan kecelakaan (blackspot). Kepolisian menaruh perhatian khusus terhadap kawasan dengan tingkat kerawanan tinggi, terutama di jalur utama penghubung antarwilayah.

Kapolres mengungkapkan bahwa personel kepolisian akan memberikan perhatian ekstra pada kawasan utara seperti Jalur Puncak-Cipanas, Cugenang, dan Jalan Raya Bandung-Cianjur yang memiliki risiko bencana tinggi.

Sementara itu, di wilayah selatan, pihak kepolisian telah mengidentifikasi sedikitnya 18 titik rawan bencana hidrometeorologi yang berpotensi menghambat mobilitas warga. Kawasan selatan Cianjur memang dikenal memiliki tantangan geografis berupa perbukitan, tebing rawan longsor, hingga cuaca ekstrem yang kerap berubah secara cepat.

Posko Jadi Pusat Pengamanan dan Pelayanan

Keberadaan posko di jalur selatan tidak hanya difungsikan sebagai pusat pengamanan arus lalu lintas, tetapi juga sebagai pusat pelayanan bagi pemudik yang hendak menuju kawasan wisata, khususnya di Kecamatan Cidaun, Sindangbarang, dan Agrabinta.

Dengan adanya posko-posko ini, masyarakat yang melakukan perjalanan mudik sekaligus berwisata di wilayah pesisir selatan diharapkan dapat merasa lebih aman dan nyaman, meski harus melintasi jalur dengan kontur medan yang cukup berat.

Polres Cianjur juga memastikan kesiapan personel dalam merespons cepat potensi gangguan keamanan, kecelakaan lalu lintas, hingga dampak bencana alam yang mungkin terjadi selama periode mudik dan arus balik.

Melalui persiapan yang komprehensif ini, Polres Cianjur berkomitmen memberikan pelayanan maksimal guna menekan angka kecelakaan serta mengantisipasi dampak bencana alam secara cepat dan terukur.

Kapolres menekankan bahwa seluruh kekuatan akan dikerahkan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas sehingga perayaan Lebaran 2026 di wilayah Cianjur dapat berjalan kondusif dan penuh khidmat bagi seluruh lapisan masyarakat.
×
Berita Terbaru Update