Akses menuju Situs Megalitikum Gunung Padang kembali normal usai longsor, BPBD Cianjur imbau warga tetap waspada potensi longsor susulan akibat cuaca
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur memastikan proses evakuasi material longsor telah selesai dilakukan. Penanganan dilakukan secara cepat dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari aparat TNI/Polri, relawan, hingga masyarakat sekitar.
Sekretaris BPBD Cianjur, Asep Sudrjat, mengatakan bahwa jalur kini sudah kembali normal, meskipun kondisi jalan masih memerlukan perhatian khusus dari para pengguna jalan.
"Penanganan sudah tuntas dilakukan, namun landasan jalan masih licin karena lumpur sisa longsor yang belum dibersihkan, sehingga pengendara yang melintas diminta ekstra hati-hati dan waspada terutama saat hujan kembali turun," katanya.
Ia menambahkan, kondisi cuaca yang masih tidak menentu berpotensi memicu longsor susulan, terutama pada sore hingga malam hari. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur tersebut.
Sebagai langkah antisipasi lanjutan, BPBD bersama dinas terkait terus melakukan penanganan di titik rawan longsor. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pemasangan tiang penyangga dari bambu sebelum nantinya diperkuat dengan bronjong sebagai penahan tanah.
Selain itu, petugas gabungan juga disiagakan di sekitar lokasi untuk memberikan imbauan langsung kepada pengendara agar tetap berhati-hati. Warga juga diminta untuk menghindari melintas saat hujan deras, khususnya pada waktu petang.
"Seiring cuaca ekstrem yang masih terjadi, kami menyiagakan lebih dari 20 orang petugas dan 360 orang relawan di seluruh desa dan kecamatan di Cianjur, guna melakukan pengawasan, pelaporan, dan penanganan cepat ketika terjadi bencana," katanya.
Di sisi lain, BPBD Cianjur juga memastikan penanganan bencana lain seperti banjir dan pohon tumbang yang terjadi di empat kecamatan—Cibeber, Cilaku, Gekbrong, dan Campaka—telah rampung. Petugas turut membantu warga membersihkan rumah terdampak agar dapat kembali dihuni.
"Kami juga meminta warga di sejumlah kecamatan untuk tetap siaga dan waspada segera mengungsi ketika hujan kembali turun pada malam hari dengan intensitas tinggi," katanya.
BPBD mengingatkan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berlangsung. Warga diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca serta mengikuti arahan dari petugas di lapangan guna menghindari risiko bencana yang lebih besar.

COMMENTS