PTPP rampungkan 69 fasilitas SPPG di 15 provinsi dalam 37 hari untuk dukung Program Makan Bergizi Gratis dan peningkatan gizi masyarakat.
Proyek yang digarap oleh PT PP (Persero) Tbk ini berhasil diselesaikan hanya dalam waktu 37 hari kalender. Pembangunan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program prioritas nasional yang diinisiasi Kementerian Pekerjaan Umum dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dengan total nilai kontrak mencapai Rp507,80 miliar, proyek ini mencakup pembangunan 69 titik fasilitas SPPG yang tersebar di 15 provinsi. Wilayah tersebut meliputi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, hingga sejumlah wilayah di Sulawesi, Maluku, dan Papua.
Fasilitas SPPG yang dibangun dirancang sebagai pusat produksi makanan bergizi yang memenuhi standar kebersihan dan efisiensi tinggi. Kehadirannya diharapkan mampu menjawab kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan, sekaligus menjadi langkah strategis dalam menekan angka stunting dan malnutrisi di Indonesia.
Tak hanya fokus pada kecepatan, proyek ini juga menonjolkan inovasi dalam pelaksanaannya. Salah satu strategi utama yang diterapkan adalah penggunaan metode konstruksi modular. Pendekatan ini memungkinkan pembangunan dilakukan secara paralel di berbagai lokasi, sehingga waktu pengerjaan dapat dipangkas secara signifikan tanpa mengorbankan kualitas.
Selain itu, sistem pengawasan proyek turut diperkuat melalui pemanfaatan dashboard digital terintegrasi. Teknologi ini memungkinkan pemantauan progres secara real-time, mulai dari distribusi material, kinerja tenaga kerja, hingga laporan harian dan dokumentasi lapangan di setiap titik pembangunan.
Dengan cakupan wilayah yang luas dan kondisi geografis yang beragam, proyek ini menuntut koordinasi lintas daerah yang solid serta pengendalian mutu yang konsisten. Hal tersebut menjadi tantangan sekaligus bukti kemampuan manajemen proyek berskala besar yang dimiliki perusahaan.
Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti, turut memberikan apresiasi atas capaian tersebut.
“Alhamdulillah sudah selesai rapi, selanjutnya serah terima & dimanfaatkan. Terima kasih,” ujarnya.
Sementara itu, Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menegaskan bahwa keberhasilan ini mencerminkan kapabilitas perusahaan dalam mengeksekusi proyek strategis dalam waktu singkat.
“PTPP bangga dapat berkontribusi dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Proyek ini juga sejalan dengan agenda prioritas nasional dalam Asta Cita, khususnya dalam mendorong peningkatan kualitas SDM dan pembangunan yang inklusif serta merata di berbagai wilayah."
Lebih lanjut, pembangunan fasilitas SPPG juga diyakini membawa dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Mulai dari terbukanya lapangan kerja, pemberdayaan pelaku UMKM, hingga meningkatnya permintaan bahan pangan dari petani lokal.
“Lebih lanjut, pembangunan SPPG ini diharapkan dapat memberikan multiplier effect bagi perekonomian lokal, mulai dari penyerapan tenaga kerja, pemberdayaan UMKM, hingga peningkatan permintaan terhadap bahan pangan dari petani dan pelaku usaha setempat. Keberhasilan penyelesaian proyek ini dalam waktu singkat tidak terlepas dari sinergi seluruh pihak serta penerapan inovasi konstruksi dan digitalisasi yang kami lakukan,” ujar Joko.
Ke depan, PTPP menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembangunan infrastruktur yang tidak hanya berorientasi pada hasil fisik, tetapi juga memberikan dampak sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.
.jpg)
COMMENTS