Komisi III DPRD Cianjur memastikan perbaikan jalan dimulai 2026 dengan anggaran Rp321 miliar untuk pemerataan infrastruktur dan peningkatan kualitas h
Ketua Komisi III DPRD Cianjur, Igun Hendra Gunawan, menyatakan pihaknya terus mendorong Pemkab Cianjur. Tujuannya adalah untuk mengalokasikan dana lebih besar demi perbaikan jalan dari utara hingga selatan. Hal ini krusial untuk pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Cianjur.
Sebagai bentuk keseriusan, Pemerintah Kabupaten Cianjur telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp321 miliar untuk sektor infrastruktur. Dana tersebut akan dibagi ke dua dinas utama, yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) yang menerima Rp258 miliar, serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) sebesar Rp63 miliar.
Alokasi anggaran ini dinilai sebagai jawaban atas kebutuhan mendesak masyarakat terhadap akses jalan yang layak dan aman. Komisi III DPRD Cianjur juga terus melakukan pengawasan agar pelaksanaan pembangunan berjalan merata dan tepat sasaran di seluruh wilayah.
Igun Hendra Gunawan menekankan pentingnya percepatan pembangunan. Ia juga menyoroti pemerataan infrastruktur sebagai kunci peningkatan kualitas hidup masyarakat. Dorongan ini bertujuan agar tidak ada lagi daerah yang tertinggal akibat akses jalan yang buruk.
Salah satu ruas jalan yang menjadi prioritas adalah Jalan Sirnagalih–Panyindangan di Kecamatan Cibinong. Ruas ini sempat menjadi perhatian publik setelah viralnya video seorang ibu hamil yang harus ditandu karena ambulans tidak bisa melintas akibat kondisi jalan rusak parah.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 8 April, dan direkam oleh warga hingga menyebar luas di media sosial. Warga setempat mengungkapkan bahwa jalan tersebut kerap berlumpur saat hujan dan telah puluhan tahun belum mendapatkan penanganan serius dari pemerintah daerah.
Menanggapi kondisi tersebut, Igun Hendra Gunawan mengaku sempat mendatangi langsung lokasi sebelum kejadian itu viral. Ia menyaksikan sulitnya akses kendaraan, terutama dalam kondisi darurat. Oleh karena itu, perbaikan jalan kabupaten senilai Rp2,7 miliar dari APBD Cianjur 2026 diprioritaskan untuk ruas tersebut.
Berdasarkan data yang ada, total panjang jalan kabupaten di Cianjur mencapai sekitar 1.335 kilometer. Saat ini, sekitar 77,5 persen di antaranya sudah dalam kondisi mantap. Pemerintah daerah menargetkan seluruh jalan kabupaten dapat mencapai kondisi mantap 100 persen pada akhir masa jabatan bupati.
Komisi III DPRD Cianjur pun berkomitmen untuk terus mengawal program ini hingga tuntas. Mereka menargetkan capaian jalan mantap di seluruh wilayah bisa direalisasikan paling lambat tahun 2030.
Perbaikan infrastruktur jalan ini diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Dengan akses yang lebih baik, sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi diyakini akan ikut terdongkrak secara berkelanjutan.

COMMENTS