Persib Bandung resmi juara Super League 2025/2026 usai bermain imbang 0-0 melawan Persijap Jepara di Stadion GBLA Bandung.
Tambahan satu poin membuat Persib mengoleksi total 79 poin di klasemen akhir. Jumlah poin tersebut sama dengan milik Borneo FC yang pada pertandingan lain menang besar atas Malut United. Namun Persib unggul head to head sehingga berhak keluar sebagai kampiun musim ini.
Keberhasilan ini menjadi catatan sejarah tersendiri bagi Persib Bandung. Tim asuhan Bojan Hodak sukses mencatatkan hattrick juara atau tiga gelar liga secara beruntun di era Liga Indonesia.
Sejak menit awal pertandingan, Persib tampil agresif di hadapan puluhan ribu Bobotoh yang memadati GBLA. Beckham Putra, Thom Haye, hingga Andre Jung beberapa kali mencoba membongkar pertahanan Persijap, namun rapatnya lini belakang tim tamu membuat peluang-peluang Persib gagal berbuah gol.
Pada babak kedua, Persib semakin meningkatkan intensitas serangan. Tendangan bebas Thom Haye pada menit ke-53 masih mampu diamankan penjaga gawang Persijap, Muhammad Nurdiansyah. Semenit berselang, peluang emas Andre Jung juga berhasil digagalkan.
Bojan Hodak kemudian melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menambah daya gedor. Ramon Tanque dan Uilliam Barros dimasukkan pada pertengahan babak kedua. Namun hingga laga usai, Persib tetap gagal memecah kebuntuan.
Meski gagal meraih kemenangan di laga penutup musim, hasil imbang tersebut tetap disambut meriah oleh para pemain dan Bobotoh. Seusai peluit panjang dibunyikan, suasana stadion langsung dipenuhi selebrasi keberhasilan Persib mempertahankan dominasi mereka di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Sementara itu, Persijap Jepara patut mendapat apresiasi karena mampu tampil disiplin dan menahan tekanan Persib sepanjang pertandingan. Tim berjuluk Laskar Kalinyamat itu menutup musim dengan hasil positif setelah memastikan bertahan di kasta tertinggi sepak bola nasional.

COMMENTS