Polsek Pacet Cianjur panen 1,5 ton jagung hibrida di Desa Palasari Cipanas sebagai dukungan program Ketahanan Pangan Nasional.
Kegiatan panen tersebut menjadi bagian dari rangkaian dukungan terhadap program ketahanan pangan sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Polri ke-80. Panen dilakukan di lahan seluas sekitar 6.000 meter persegi yang telah ditanami jagung hibrida sejak 20 Januari 2026.
Kapolsek Pacet AKP Amir Said, S.E. memimpin langsung kegiatan panen bersama personel Polsek Pacet dan Kelompok Tani (Poktan) Bumdes Palasari Geduk Putra Mandiri yang diketuai Saepul Anwar.
Dari lahan tersebut, hasil panen diperkirakan mencapai sekitar 1,5 ton jagung hibrida. Produksi tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi positif terhadap upaya penguatan ketahanan pangan masyarakat sekaligus meningkatkan nilai ekonomi bagi para petani di wilayah Desa Palasari.
Kapolsek Pacet AKP Amir Said, S.E. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan Polri sebagai penggerak ketahanan pangan melalui pendampingan kepada kelompok tani dan pemanfaatan lahan produktif di wilayah hukum Polsek Pacet.
Menurutnya, sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong keberhasilan program ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Selain jajaran Polsek Pacet dan anggota kelompok tani, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh AIPTU Memed Ijudin selaku Bhabinkamtibmas Desa Palasari, Ketua Bumdes Palasari, Ketua Poktan, serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Palasari.
Keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan panen ini menunjukkan kolaborasi yang kuat antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif guna mendukung ketersediaan pangan di daerah.
Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Melalui kerja sama yang terus dibangun antara Polri dan masyarakat, program ketahanan pangan di Kabupaten Cianjur diharapkan dapat berkembang lebih luas serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga dan sektor pertanian daerah.

COMMENTS