PSGC Ciamis resmi menjadi tim satelit PERSIB untuk Liga 2 2026/2027 guna memperkuat tata kelola klub dan pembinaan pemain muda.
Kerja sama yang diumumkan dalam konferensi pers di Ciamis, Rabu (1/7/2026), itu menjadi bagian dari upaya kedua klub memperkuat ekosistem sepak bola di Jawa Barat melalui program knowledge sharing atau pertukaran pengetahuan di berbagai bidang pengelolaan klub profesional.
Kolaborasi ini dilandasi kesamaan visi bahwa kemajuan sepak bola tidak hanya ditentukan oleh prestasi di lapangan. Tata kelola organisasi yang baik, kemandirian bisnis, pembinaan pemain usia muda, hingga kemampuan membangun ekosistem yang sehat dan berkelanjutan juga menjadi faktor penting dalam perkembangan sebuah klub.
Melalui sinergi tersebut, PSGC Ciamis dan PERSIB akan saling berbagi pengalaman, pengetahuan, serta praktik terbaik dalam pengelolaan klub sepak bola profesional. Diharapkan, kerja sama ini mampu mempercepat transformasi organisasi sekaligus meningkatkan daya saing kedua klub di tengah perkembangan industri sepak bola nasional.
Selain itu, kolaborasi ini juga diarahkan untuk membangun sistem pembinaan pemain yang lebih terstruktur, terintegrasi, dan berkesinambungan.
Sebagai tim satelit PERSIB, PSGC Ciamis diharapkan menjadi bagian penting dalam jalur pengembangan pemain (player pathway) dengan menyediakan ruang kompetisi yang ideal bagi para pemain muda potensial untuk memperoleh menit bermain secara reguler.
Skema tersebut juga diharapkan mempercepat proses regenerasi pemain, memperluas peluang talenta asal Jawa Barat berkembang di level profesional, sekaligus memperkuat daya saing kedua klub dalam jangka panjang.
Empat Bidang Menjadi Fokus Kerja Sama
Adapun sejumlah bidang yang menjadi fokus utama dalam kolaborasi ini meliputi:
1. Manajemen Administrasi dan Tata Kelola Klub
Kedua klub akan melakukan pertukaran pengetahuan terkait sistem administrasi dan operasional klub yang efektif, terukur, serta selaras dengan regulasi sepak bola nasional dan standar profesional.
2. Pengembangan Bisnis dan Komersial
Kolaborasi ini juga mencakup berbagi pengalaman mengenai strategi pengembangan bisnis, pengelolaan aset komersial, optimalisasi platform digital, hingga penguatan hubungan dengan sponsor dan mitra strategis.
3. Pembinaan Pemain Muda
Kedua klub akan saling bertukar pengalaman terkait sistem pembinaan pemain usia muda yang terstruktur, berkesinambungan, dan berorientasi pada pengembangan talenta lokal yang berdaya saing.
4. Match Management dan Pengalaman Suporter
Kolaborasi turut mencakup aspek penyelenggaraan pertandingan yang aman, nyaman, dan sesuai standar profesional, termasuk pengelolaan operasional pertandingan, aspek keselamatan stadion, serta peningkatan pengalaman suporter di dalam stadion.
Ketua Umum PSGC Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, menyambut baik kerja sama tersebut dan menyebutnya sebagai momentum penting dalam proses transformasi klub menuju organisasi yang lebih profesional.
"PERSIB telah menunjukkan berbagai hal positif dalam pengelolaan klub sepak bola profesional di Indonesia. Karena itu, kolaborasi ini menjadi kesempatan yang sangat berharga bagi kami untuk belajar dan menyerap berbagai pengalaman terbaik. Harapannya, PSGC tidak hanya mampu berprestasi di lapangan, tetapi juga memiliki fondasi organisasi, bisnis, dan tata kelola yang kuat, sehat, serta mandiri. Kami percaya, semangat untuk terus belajar dan berkolaborasi merupakan kunci untuk membangun PSGC yang semakin profesional dan membanggakan masyarakat Ciamis," ujarnya.
Sementara itu, Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen PERSIB dalam mendukung kemajuan sepak bola, khususnya di Jawa Barat.
"PERSIB meyakini bahwa kemajuan sepak bola tidak dapat dibangun sendiri. Dibutuhkan semangat kolaborasi, saling berbagi pengalaman, serta kemauan untuk tumbuh bersama antarklub. Karena itu, kami menyambut baik inisiatif dari PSGC Ciamis untuk bersama-sama belajar dan bertukar pengetahuan dalam upaya membangun tata kelola klub yang semakin profesional," kata Adhitia.
"Sebagai klub yang juga terus berproses dan belajar, PERSIB merasa memiliki tanggung jawab untuk turut berkontribusi dalam pengembangan ekosistem sepak bola di Jawa Barat. Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya memberikan manfaat bagi PSGC dan PERSIB, tetapi juga mampu menghadirkan dampak positif yang lebih luas bagi pembinaan pemain muda, penguatan industri sepak bola, serta kemajuan sepak bola Indonesia secara keseluruhan," lanjutnya.
Adhitia mengatakan, keberadaan PSGC sebagai tim satelit merupakan bagian dari visi jangka panjang PERSIB dalam membangun sistem pembinaan pemain yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.
"Melalui kolaborasi ini, kami ingin membangun jalur pengembangan pemain yang lebih terstruktur, sehingga para pemain muda memiliki ruang untuk terus berkembang melalui kompetisi yang berkualitas. Kami berharap sinergi antara PERSIB dan PSGC dapat menjadi model kolaborasi yang positif dalam memperkuat ekosistem sepak bola Jawa Barat sekaligus melahirkan lebih banyak talenta potensial bagi sepak bola Indonesia," tambahnya.
PERSIB juga menegaskan komitmennya untuk membuka ruang diskusi, berbagi pengalaman, serta memberikan dukungan dan asistensi selama proses kolaborasi berlangsung. Menurut klub tersebut, semakin banyak klub yang memiliki tata kelola profesional dan berkelanjutan, semakin kuat pula fondasi sepak bola nasional.
Kolaborasi antara PSGC Ciamis dan PERSIB diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi kedua klub, tetapi juga menjadi contoh sinergi antarklub dalam membangun ekosistem sepak bola Indonesia yang lebih maju, profesional, dan berdaya saing. Kerja sama ini sekaligus diharapkan mampu memperkuat pembinaan pemain muda, meningkatkan kualitas industri sepak bola di Jawa Barat, serta melahirkan lebih banyak talenta potensial bagi sepak bola Indonesia pada masa mendatang.
Sumber: Persib.co.id

COMMENTS