-->

Notification

×

Iklan

Iklan

KAI Tunda Pengoperasian KA Wisata Jaka Lalana Jakarta–Cianjur

Selasa, 16 Desember 2025 | 11.18 WIB | 0 Views Last Updated 2025-12-16T04:21:24Z
Foto eksterior KA Wisata Jaka Lalana dengan livery Heritage Class saat uji coba rangkaian kereta.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menunda pengoperasian Kereta Api (KA) Wisata Jaka Lalana rute Jakarta–Cianjur hingga batas waktu yang belum dapat ditentukan. Penundaan tersebut dilakukan karena KAI masih memfokuskan penanganan dampak bencana alam yang memengaruhi sejumlah jalur kereta api di wilayah Sumatera.

Dilansir Antara, Humas KAI Daop 2 Bandung Hardoyo saat dihubungi Minggu mengatakan, keputusan penundaan pengoperasian KA Wisata Jaka Lalana telah dikoordinasikan dengan Gubernur Jawa Barat serta sejumlah bupati dan wali kota di wilayah yang dilintasi kereta wisata tersebut.

"KAI dengan Gubernur Jabar sepakat untuk menunda pengoperasian KA Jaka Lalana karena KAI masih fokus penanganan bencana di Sumatera karena ada jalur kereta yang terdampak," katanya.

Hardoyo menjelaskan, saat ini KAI memprioritaskan penanganan dan pemulihan jalur kereta api yang terdampak bencana hingga seluruh proses dinyatakan tuntas. Setelah itu, pengoperasian KA Wisata Jaka Lalana akan kembali direncanakan.

Sebelumnya, KA Wisata Jaka Lalana telah menjalani uji coba dengan membawa lima rangkaian hingga Stasiun Cianjur. Lima rangkaian tersebut terdiri dari dua gerbong khusus kereta wisata, dua gerbong kereta eksekutif, dan satu gerbong kereta makan.

Dalam uji coba tersebut, KA Wisata Jaka Lalana melintas di 17 stasiun yang berada di jalur Jakarta, Bogor, Sukabumi, hingga Cianjur. Berdasarkan hasil uji coba, KAI memastikan KA Wisata Jaka Lalana telah dinyatakan layak untuk dioperasikan.

"Sehingga pihaknya memastikan KA Wisata Jaka Lalana sudah layak beroperasi dengan lima rangkaian yang rencananya akan beroperasi awal dengan jadwal saat akhir pekan, disesuaikan permintaan akan dilakukan evaluasi untuk dijadwalkan setiap hari," katanya.

Lebih lanjut, Hardoyo mengatakan, setelah penanganan bencana di Sumatera selesai, KAI hanya tinggal meluncurkan pengoperasian KA wisata tersebut. Berbagai paket wisata akan ditawarkan dan disesuaikan dengan potensi di kabupaten dan kota yang dilintasi.

"Setelah tuntas penanganan bencana Sumatera, kita tinggal meluncurkan pengoperasian KA wisata, karena sudah dilakukan uji coba dan dinyatakan layak, nanti berbagai paket wisata akan ditawarkan disesuaikan dengan kabupaten/kota yang dilintasi," katanya.

Ia menambahkan, kehadiran KA Wisata Jaka Lalana yang melintasi tiga kabupaten/kota di Jawa Barat diharapkan dapat meningkatkan angka kunjungan wisata serta mendorong pertumbuhan perekonomian daerah.

"Nanti untuk paket tergantung kabupaten/kota masing-masing seperti Cianjur sudah menyiapkan sejumlah paket wisata yang dapat dikunjungi selain Gunung Padang, dimana wisatawan dapat turun di Stasiun Lampegan dan melanjutkan ke destinasi wisata penunjang," katanya.
×
Berita Terbaru Update