![]() |
| Foto: Dok. Persib Bandung |
PERSIB resmi menjadi labuhan baru Kurzawa setelah kedua belah pihak sepakat menjalin kerja sama hingga akhir musim. Pemain asal Prancis itu menegaskan keputusannya bergabung dengan Maung Bandung merupakan pilihan pribadi yang diyakininya tepat untuk kelanjutan karier profesionalnya.
"Ini murni keputusan saya. (PERSIB) pilihan terbaik untuk saya dan karier saya," tegas Kurzawa usai menandatangani kontrak bersama PERSIB.
Kurzawa menyebut bergabung dengan PERSIB sebagai tantangan baru yang membuatnya bersemangat. Ia pun mengaku tidak asing dengan Indonesia, karena pernah berkunjung bersama keluarganya pada 2018 lalu.
"Ini petualangan baru dan saya sangat antusias untuk datang dan bermain di sini," ujar pemain berusia 33 tahun tersebut.
Status PERSIB sebagai juara bertahan, besarnya nama klub di kancah nasional maupun Asia, serta dukungan luar biasa dari Bobotoh menjadi faktor yang semakin memotivasi Kurzawa. Ia bertekad menunjukkan kualitas dan pengalamannya kepada tim asuhan Bojan Hodak.
"Saya ingin membantu tim, memberikan kualitas saya dan menunjukkan ke mereka siapa saya sebenarnya," tambahnya.
Di sisi lain, PERSIB juga kembali menegaskan keseriusannya menjaga daya saing pada putaran kedua Super League 2025/2026. Kali ini, Maung Bandung mendatangkan Dion Markx, bek tengah muda bertalenta berdarah Belanda–Indonesia yang memiliki pengalaman kompetisi Eropa serta jam terbang internasional bersama Tim Nasional Indonesia kelompok usia.
Pemain kelahiran Nijmegen, 29 Juni 2005, itu resmi menandatangani kontrak berdurasi 2,5 tahun bersama PERSIB. Meski masih berusia muda, Dion datang dengan modal penting berupa pengalaman bermain di Eropa dan keterlibatan aktif di level tim nasional.
Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan bahwa perekrutan Dion merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh tim setelah melewati putaran pertama kompetisi.
"Coach Bojan Hodak merekomendasikan penambahan pemain di sektor pertahanan. Dion adalah pemain muda dengan pengalaman Eropa dan latar belakang Timnas. Ini langkah strategis untuk menambah kedalaman skuad dan menjaga konsistensi performa hingga akhir musim," ujar Adhitia.
Sebelum bergabung dengan PERSIB, Dion Markx bermain di Divisi II Liga Belanda bersama TOP Oss. Ia juga menimba ilmu sepak bola di akademi klub-klub ternama Belanda seperti Vitesse Arnhem dan NEC Nijmegen. Proses pembinaan tersebut membentuk karakter bermain Dion sejak usia dini, terutama dalam membaca permainan dan duel di lini belakang.
Di level internasional, Dion telah memperkuat Tim Nasional Indonesia kelompok usia, termasuk tampil bersama Timnas U20 dan masuk dalam radar regenerasi Timnas U23. Ia juga ambil bagian dalam babak kualifikasi Piala Asia, menegaskan statusnya sebagai salah satu bek muda potensial Indonesia.
Kehadiran Dion Markx dipandang sebagai investasi jangka menengah dan panjang bagi PERSIB. Kombinasi usia muda, pengalaman kompetisi Eropa, serta mental bertanding di level internasional diharapkan mampu memberi energi baru di lini pertahanan Maung Bandung.
"Sekarang, PERSIB dan Bobotoh menantikan kontribusi terbaiknya. Kami sedang berjuang mempertahankan gelar juara Super League dan melangkah sejauh mungkin di AFC Champions League Two. Wilujeng sumping, Dion Markx," tutup Adhitia.
Dengan langkah ini, PERSIB kembali menegaskan komitmennya membangun tim yang kompetitif untuk menghadapi tantangan saat ini, sekaligus menyiapkan fondasi kuat bagi masa depan.
