![]() |
| Foto: Ilustrasi |
Berdasarkan informasi yang dihimpun, suara dentuman itu terdengar di beberapa kecamatan di kawasan Puncak Cianjur, mulai dari Kecamatan Cipanas hingga Pacet. Tak hanya suara keras, sebagian warga juga mengaku melihat cahaya berwarna kemerahan di langit wilayah utara Kabupaten Cianjur.
Salah seorang warga Cipanas, Wildan Fadilah (20), mengatakan dentuman dan cahaya tersebut terlihat jelas karena saat kejadian dirinya bersama keluarga sedang berada di luar rumah.
"Awalnya terdengar suara dentuman keras. Kemudian ada cahaya berwarna kemerahan. Kebetulan saya dan keluarga sedang di teras, jadi terdengar dan terlihat jelas suara dentuman serta cahayanya," ujar Wildan Fadilah (20), warga Cipanas, Senin (5/1/2026), dikutip dari Detik Jabar.
Ia menuturkan, suara dentuman itu langsung membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah untuk memastikan kondisi lingkungan sekitar.
"Warga panik, khawatir terjadi sesuatu. Sekitar setengah jam warga siaga di luar rumah, tapi akhirnya kembali masuk setelah merasa aman," kata dia.
Hal serupa juga dirasakan Febriyanti (16), warga Desa Gadog. Meski berada di dalam rumah, ia mengaku tetap melihat kilatan cahaya kemerahan dari arah jendela sesaat setelah dentuman terdengar.
"Saya di dalam rumah, tapi dari jendela kelihatan cahaya kemerahan setelah suara dentuman. Sampai sekarang jadi khawatir, karena belum tahu suara dan cahaya apa," kata dia.
Hingga kini, sumber suara dentuman dan cahaya misterius tersebut masih belum diketahui secara pasti. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur mengaku tengah menelusuri informasi terkait kejadian tersebut.
Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Iwan Karyadi, mengatakan pihaknya masih melakukan pencarian informasi guna memastikan asal-usul dentuman dan cahaya yang membuat warga resah.
"Kami sedang cari info. Sumber dentuman dan cahayanya darimana. Kami harap warga tetap tenang. Tidak boleh panik, tapi tetap waspada," pungkasnya.
BPBD Cianjur mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan segera melaporkan kepada aparat setempat apabila kembali mendengar atau melihat kejadian serupa.
