-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Konsumsi Jamur Liar, Satu Warga Cikalongkulon Cianjur Meninggal Dunia

Kamis, 22 Januari 2026 | 23.00 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-22T19:36:31Z
Konsumsi Jamur Liar, Satu Warga Cikalongkulon Cianjur Meninggal Dunia. (Foto: Ilustrasi/ AI)


Peristiwa tragis menimpa satu keluarga di Desa Mekarsari, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Empat orang dari keluarga tersebut mengalami keracunan usai mengonsumsi jamur liar yang didapat dari hutan. Satu orang di antaranya, atas nama Wahyu, dilaporkan meninggal dunia.

Korban menghembuskan napas terakhir setelah sempat menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSUD Sayang Cianjur. Wahyu dinyatakan meninggal dunia pada Kamis malam (22/1/2026) pukul 18.44 WIB.

Humas RSUD Sayang Cianjur Raya, Sandi, mengatakan korban meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan maksimal dari tim medis sejak pertama kali dibawa ke rumah sakit dalam kondisi tidak sadarkan diri.

"Korban atas nama Wahyu dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 18.44 WIB saat ini tim medis RSUD Cianjur masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya karena dikhawatirkan memiliki penyakit bawaan," katanya.

Sementara itu, dua orang korban lainnya yang masih menjalani perawatan di RSUD Sayang Cianjur dilaporkan dalam kondisi mulai membaik dan masih berada di bawah pengawasan petugas medis.

"Saat ini tinggal dua orang yang masih menjalani perawatan di rumah sakit, satu orang lainnya sudah dinyatakan pulih dan diperbolehkan pulang tadi pagi," ujar Sandi.

Sebelumnya diberitakan, empat orang dari satu keluarga di Desa Mekarsari mengalami keracunan setelah menyantap jamur liar yang diperoleh dari kawasan hutan. Jamur tersebut diolah dan dikonsumsi sebagai lauk pendamping nasi.

Tak lama setelah mengonsumsi jamur, para korban mulai merasakan gejala keracunan seperti pusing, mual, muntah, pandangan kabur, hingga keringat dingin. Melihat kondisi tersebut, warga setempat segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Cikalongkulon.

Petugas yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi para korban ke RSUD Sayang Cianjur untuk mendapatkan pertolongan medis. Salah satu korban, Wahyu, mengalami kondisi paling parah hingga harus dirawat di ruang ICU.

Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, mengatakan dari empat korban satu keluarga tersebut, satu orang telah diperbolehkan pulang dan tiga orang lainnya masih menjalani perawatan.

"Sedangkan satu orang lainnya kondisinya cukup parah dan mendapat penanganan di ruang ICU. Kami pastikan mereka mendapat penanganan maksimal agar cepat pulih," katanya.

Atas kejadian ini, Bupati Cianjur mengimbau masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur agar lebih berhati-hati dan tidak sembarangan mengolah atau mengonsumsi tanaman liar, terutama jamur yang banyak tumbuh saat musim hujan. Masyarakat diminta memastikan jamur yang dikonsumsi benar-benar aman dan tidak beracun.
×
Berita Terbaru Update