![]() |
Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurihko Hadi di Cianjur, Minggu, mengatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus kekerasan jalanan tersebut bersama jajaran Polsek Sukaluyu. Dari hasil penyelidikan, polisi telah mengidentifikasi para pelaku yang diduga merupakan anggota gerombolan bermotor.
"Kami sudah mengantongi nama para pelaku, saat ini anggota disebar guna melakukan penangkapan untuk mengetahui motif dari penyerangan terhadap korban yang mengalami luka parah di sejumlah anggota tubuhnya," kata Kapolres.
Menurut Kapolres, pihak kepolisian meminta para pelaku untuk segera menyerahkan diri. Ia menegaskan bahwa polisi akan terus memburu pelaku hingga tertangkap karena perbuatannya telah menyebabkan korban mengalami luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
"Kami akan mengungkap motif dari pelaku yang jumlahnya lebih dari dua orang, lebih baik menyerahkan diri atau terus diburu petugas sampai tertangkap," katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kepolisian Resor Cianjur tengah memburu pelaku pembacokan terhadap Lucky Irawan yang mengalami luka bacokan di sejumlah bagian tubuhnya akibat aksi kekerasan jalanan tersebut.
Kapolsek Sukaluyu AKP Akhmad Tri Lesmana mengatakan, korban segera dilarikan ke RSUD Sayang Cianjur untuk mendapatkan pertolongan medis karena mengalami luka cukup serius.
"Kami sudah mendapat laporan dari keluarga korban, saat ini kami mengembangkan kasusnya termasuk memburu para pelaku yang diperkirakan lebih dari dua orang," katanya.
Ia menjelaskan, korban mengalami luka robek di bagian pinggang, perut, dan pergelangan tangan akibat sabetan senjata tajam yang digunakan pelaku.
Selain itu, pihak kepolisian juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian untuk mengungkap motif di balik aksi pembacokan tersebut. Dugaan sementara, aksi kekerasan itu dilakukan secara acak.
"Kami masih meminta keterangan saksi lainnya termasuk korban guna mengungkap motifnya apakah target acak atau ada perselisihan sebelumnya sehingga memicu kejadian," katanya.
Hingga kini, polisi masih melakukan pengejaran intensif terhadap para pelaku dan mendalami kemungkinan keterlibatan jaringan kekerasan jalanan lainnya di wilayah Cianjur.
