-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Keutamaan Memberi Makan Orang Berpuasa: Dalil, Tafsir Ulama, dan Implementasinya di Era Modern

Jumat, 27 Februari 2026 | 08.26 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-03T01:31:47Z


Di antara amalan yang sangat dianjurkan pada bulan Ramadan adalah memberi makan kepada orang yang berpuasa. Dalil yang menjadi pijakan utama dalam pembahasan ini adalah hadis Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam yang diriwayatkan oleh Zaid bin Khalid al-Juhani radhiyallahu anhu.

Rasulullah bersabda:

مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ، غَيْرَ أَنَّهُ لَا يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا

Artinya
"Barang siapa memberi makan kepada orang yang berpuasa untuk berbuka, maka ia mendapatkan pahala seperti pahala orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun."

Hadis riwayat Imam at-Tirmidzi dan dinilai hasan sahih

Hadis ini menjadi landasan penting bahwa memberi makan orang berpuasa bukan hanya amalan sosial, tetapi juga memiliki nilai pahala yang sangat besar di sisi Allah.

Penjelasan Ulama Klasik

Imam at-Tirmidzi dalam Sunan at-Tirmidzi mencantumkan hadis ini dalam bab tentang keutamaan memberi makan orang berpuasa. Para ulama hadis seperti Imam al-Albani menilai hadis ini sahih dalam Shahih at-Tirmidzi.

Imam al-Munawi dalam kitab Fayd al-Qadir Syarh al-Jami as-Saghir menjelaskan bahwa pahala yang disebut dalam hadis ini menunjukkan keluasan rahmat Allah. Orang yang membantu orang lain dalam ibadah akan mendapatkan pahala yang setara, meskipun ia tidak melakukan ibadah tersebut secara langsung.

Ibn Rajab al-Hanbali dalam Lathaif al-Ma’arif menjelaskan bahwa memberi makan orang berpuasa merupakan bentuk nyata solidaritas sosial dalam Islam. Menurut beliau, Ramadan adalah bulan berbagi, dan memberi makan orang berpuasa menjadi simbol nyata kepedulian dan kebersamaan umat.

Ibn Rajab juga menegaskan bahwa para sahabat sangat memperhatikan amalan ini. Mereka lebih memilih menyediakan makanan berbuka bagi orang lain daripada berbuka sendirian dalam keadaan kenyang.

Landasan Al-Qur’an

Meskipun hadis ini menjadi dalil utama, spirit memberi makan telah ditegaskan dalam Al-Qur’an. Salah satunya dalam Surah Al-Insan ayat 8 sampai 9:

وَيُطْعِمُونَ الطَّعَامَ عَلَىٰ حُبِّهِ مِسْكِينًا وَيَتِيمًا وَأَسِيرًا
إِنَّمَا نُطْعِمُكُمْ لِوَجْهِ اللَّهِ لَا نُرِيدُ مِنكُمْ جَزَاءً وَلَا شُكُورًا

Artinya
Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim, dan orang yang ditawan.
Sesungguhnya kami memberi makan kepadamu hanyalah karena mengharap wajah Allah, kami tidak menghendaki balasan dan tidak pula ucapan terima kasih.


Ibn Kathir dalam Tafsir al-Qur’an al-Azhim menjelaskan bahwa ayat ini menggambarkan keikhlasan dalam memberi. Memberi makan bukan untuk pujian, tetapi semata-mata untuk mengharap ridha Allah.

Dimensi Fikih dan Sosial

Dalam kajian fikih, para ulama sepakat bahwa memberi makan orang berpuasa adalah sunnah yang sangat dianjurkan. Imam An-Nawawi dalam Al-Majmu Syarh al-Muhadzdzab menyebutkan bahwa amalan ini termasuk dalam bentuk tolong-menolong dalam kebaikan yang diperintahkan dalam Al-Qur’an.

Memberi makan tidak harus dalam bentuk jamuan besar. Bahkan, dalam riwayat lain disebutkan bahwa walaupun hanya dengan seteguk air atau sebutir kurma, seseorang tetap mendapatkan pahala sebagaimana disebut dalam hadis.

Hal ini menunjukkan bahwa Islam membuka ruang partisipasi bagi semua kalangan. Orang yang memiliki keterbatasan harta tetap bisa berkontribusi sesuai kemampuannya.

Relevansi di Era Kontemporer

Dalam konteks modern, praktik memberi makan orang berpuasa berkembang dalam berbagai bentuk. Masjid-masjid menyelenggarakan buka puasa bersama, komunitas menggalang donasi untuk paket berbuka, dan lembaga sosial mengadakan program distribusi makanan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Di tengah meningkatnya biaya hidup dan ketimpangan ekonomi, program berbagi takjil dan makanan berbuka menjadi solusi nyata membantu masyarakat kurang mampu. Selain itu, kegiatan ini mempererat ukhuwah dan memperkuat solidaritas sosial.

Secara psikologis, memberi kepada orang lain meningkatkan rasa empati dan kebahagiaan. Nilai ini sejalan dengan ajaran Islam yang menekankan pentingnya kebersamaan dan kepedulian.

Metode kontemporer seperti penggalangan dana digital dan distribusi berbasis komunitas juga memudahkan pelaksanaan amalan ini. Teknologi menjadi sarana untuk memperluas jangkauan kebaikan, selama tetap menjaga keikhlasan dan transparansi.

Makna Spiritual

Memberi makan orang berpuasa tidak hanya berdimensi sosial, tetapi juga spiritual. Ketika seseorang membantu saudaranya menjalankan ibadah puasa, ia turut mengambil bagian dalam pahala ibadah tersebut.

Para ulama menjelaskan bahwa hadis ini menunjukkan betapa luasnya karunia Allah. Seseorang dapat meraih pahala besar dengan membantu orang lain beribadah. Ini menjadi motivasi bagi umat Islam untuk tidak bersikap individualistik dalam menjalankan Ramadan.

Ramadan mengajarkan bahwa ibadah bukan hanya hubungan vertikal dengan Allah, tetapi juga hubungan horizontal dengan sesama manusia.

Penutup

Dalil tentang keutamaan memberi makan orang berpuasa menunjukkan bahwa Ramadan adalah bulan kolaborasi dalam kebaikan. Tafsir para ulama klasik dan kontemporer menegaskan bahwa amalan ini memiliki dimensi pahala yang luar biasa, serta dampak sosial yang luas.

Dalam dunia modern yang sering diwarnai individualisme, ajaran memberi makan orang berpuasa menjadi pengingat bahwa kebahagiaan dan keberkahan tumbuh dari kepedulian. Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar, tetapi juga tentang mengenyangkan yang lapar.




Daftar Referensi Valid

  1. Al-Qur’an al-Karim Surah Al-Insan ayat 8 sampai 9
  2. Imam at-Tirmidzi Sunan at-Tirmidzi Kitab Ash-Shaum
  3. Imam al-Albani Shahih at-Tirmidzi
  4. Ibn Rajab al-Hanbali Lathaif al-Ma’arif fi ma li Mawasim al-Am min al-Wazhaif
  5. Ibn Kathir Tafsir al-Qur’an al-Azhim Beirut Dar Thayyibah
  6. Imam An-Nawawi Al-Majmu Syarh al-Muhadzdzab Beirut Dar al-Fikr
  7. Al-Munawi Fayd al-Qadir Syarh al-Jami as-Saghir Beirut Dar al-Kutub al-Ilmiyyah
×
Berita Terbaru Update