![]() |
| Foto: Dok. ANTARA/ Ahmad Fikri |
Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian mengatakan, pihaknya telah meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Cianjur untuk segera melakukan penanganan cepat terhadap kerusakan jalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Menurutnya, perbaikan dilakukan agar kondisi jalan kembali layak dilalui sebelum arus mudik Lebaran meningkat dalam waktu dekat.
"Perbaikan dilakukan dalam waktu beberapa hari ke depan dengan cara cor beton cepat kering, sehingga menjelang mudik lebaran jalan sudah kembali mulus dan layak dilalui," katanya.
Selain di kawasan Tugu Lampu Gentur, pemerintah daerah juga melakukan perbaikan di sejumlah jalur utama lainnya di wilayah Cianjur. Tidak hanya perbaikan jalan, pemerintah juga menambah berbagai fasilitas pendukung keselamatan lalu lintas.
Mulai dari pemasangan rambu lalu lintas hingga penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU) di berbagai ruas jalan, baik dari wilayah utara hingga selatan Cianjur.
Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, khususnya para pemudik yang diperkirakan akan melintasi jalur Cianjur saat musim mudik Lebaran.
"Kami targetkan perbaikan jalan yang rusak tuntas dalam beberapa hari ke depan, sehingga saat volume kendaraan meningkat terutama pemudik sudah dapat melintas dengan aman dan nyaman," katanya.
Banyak Dikeluhkan Warga
Kerusakan jalan di depan Tugu Lampu Gentur hingga Jalan Abdullah Bin Nuh selama ini menjadi sorotan masyarakat. Ruas jalan tersebut merupakan salah satu jalur utama di pusat Kota Cianjur yang setiap hari dilalui kendaraan dalam jumlah besar.
Sejumlah warga menilai penanganan kerusakan jalan tersebut terkesan lambat, padahal kondisi jalan sudah lama rusak dan dipenuhi lubang dengan berbagai ukuran.
Kondisi itu juga disebut-sebut menjadi penyebab meningkatnya kecelakaan tunggal di kawasan tersebut, terutama yang menimpa pengendara sepeda motor.
Sebagian besar pengendara mengalami kecelakaan setelah melindas lubang di jalan, yang mengakibatkan luka ringan hingga luka berat.
Tokoh pemuda Cianjur U Muhamad (35) mengatakan kerusakan jalan tersebut telah lama menjadi keluhan masyarakat, bahkan ramai dibahas di berbagai platform media sosial.
Warga berharap pemerintah daerah dapat merespons lebih cepat setiap laporan kerusakan infrastruktur, terutama yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
"Katanya tidak usah menunggu viral baru diperbaiki, buktinya jalan di depan Tugu Lampu Gentur dan Jalan Abdulah Bin Nuh sudah rusak bertahun-tahun tapi belum juga mendapat perbaikan, jangan sampai menunggu korban jiwa baru diperbaiki," katanya.
Dengan dilakukannya perbaikan tersebut, masyarakat berharap jalur utama Kota Cianjur kembali aman dan nyaman dilalui, terlebih menjelang meningkatnya arus kendaraan saat musim mudik Lebaran.
