-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Polres Cianjur dan Mahasiswa Berbagi Takjil, Simbol Sinergi dan Kondusivitas Ramadan

Minggu, 01 Maret 2026 | 18.30 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-02T09:55:39Z


Pemandangan menyejukkan tersaji di depan Markas Polres Cianjur pada Minggu (1/3/2026) sore. Aparat kepolisian bersama elemen mahasiswa turun langsung ke jalan membagikan ratusan paket takjil gratis kepada para pengguna jalan yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.

Kolaborasi antara aparat penegak hukum dan civitas akademika tersebut menjadi simbol kondusivitas wilayah Kabupaten Cianjur selama bulan Ramadan. Sinergi ini memperlihatkan bagaimana institusi negara dan aktivis kampus dapat berjalan beriringan, memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Ratusan paket takjil yang telah disiapkan dibagikan kepada pengendara motor, pengemudi mobil, sopir angkutan umum, hingga pekerja jalanan yang masih beraktivitas saat waktu berbuka semakin dekat. Dalam waktu singkat, seluruh paket takjil ludes tersalurkan.

Bagi para pekerja lapangan, aksi sosial tersebut terasa sangat membantu. Bayu (36), salah seorang pengendara yang melintas, mengaku bersyukur atas kepedulian yang ditunjukkan aparat kepolisian dan mahasiswa.

“Kegiatan takjil gratis ini sangat membantu, terlebih bagi kami yang masih di jalan dan tidak sempat berbuka puasa di rumah bersama keluarga,” ujar Bayu.

Kapolres Cianjur, AKBP A. Alexander Yurikho Hadi, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kolaborasi antara Polri dan civitas akademika di Kabupaten Cianjur. Ia menyampaikan bahwa pihaknya selalu membuka ruang bagi elemen mahasiswa untuk turut berkontribusi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Kami bersama civitas akademika berkolaborasi untuk berkontribusi kepada masyarakat Cianjur yang hendak berbuka puasa. Alhamdulillah, situasi di Cianjur tetap kondusif melalui harmonisasi berbagai sektor. Terlepas dari apa yang diperjuangkan oleh adik-adik mahasiswa, tetap kami akomodir dalam bingkai sinergi,” jelas AKBP Alexander Yurikho.

Sementara itu, perwakilan mahasiswa Cianjur, Agus Rama Tunggara, menyebutkan bahwa pembagian takjil ini merupakan bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat, khususnya para sopir angkutan umum dan pekerja harian yang masih berada di jalan saat menjelang berbuka.

Namun di balik aksi berbagi tersebut, Agus juga menyampaikan pesan konstruktif agar institusi Polri terus melakukan evaluasi demi meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Tujuan utamanya adalah membantu masyarakat. Momen ini juga kami jadikan ajang untuk menyampaikan aspirasi agar kepolisian terus berbenah, sehingga kepercayaan masyarakat semakin meningkat,” pungkas Agus.

Kegiatan berlangsung tertib dan penuh kehangatan. Setelah pembagian takjil selesai, aparat kepolisian dan mahasiswa melanjutkan dengan dialog santai di lokasi kegiatan. Interaksi tersebut menunjukkan bahwa perbedaan peran dan fungsi bukanlah penghalang untuk bersatu demi kepentingan dan kesejahteraan warga Cianjur.

Aksi sosial ini sekaligus menjadi gambaran bahwa kolaborasi yang harmonis antara aparat dan mahasiswa dapat memperkuat stabilitas sosial serta membangun kepercayaan publik di tengah dinamika masyarakat.
×
Berita Terbaru Update