Akses menuju Gunung Padang di Cianjur terputus akibat longsor sepanjang 50 meter, BPBD turunkan alat berat untuk percepatan penanganan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) langsung bergerak cepat dengan menurunkan alat berat ke lokasi terdampak di Desa Cibokor, Kecamatan Cibeber. Material longsor berupa tanah dan batu menutup badan jalan sepanjang kurang lebih 50 meter, sehingga kendaraan tidak dapat melintas.
Kepala BPBD Cianjur, Iwan Karyadi, menjelaskan bahwa selain memutus akses jalan, kejadian tersebut juga mengakibatkan dua rumah warga mengalami kerusakan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena pemilik rumah telah lebih dulu mengungsi ke tempat yang lebih aman.
"Saat ini alat berat sudah sampai di lokasi guna melakukan pembersihan material longsor sepanjang 50 meter yang menutup landasan jalan utama penghubung antarkecamatan dan akses utama menuju Situs Gunung Padang," kata Iwan di Cianjur, seperti dilansir Antara, Kamis, 23 April 2026.
Ia menambahkan, proses pembersihan material longsoran ditargetkan rampung dalam waktu singkat agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal, terutama arus lalu lintas dari arah Cibeber menuju Campaka maupun sebaliknya.
"Kami targetkan sebelum malam jalur sudah dapat dilalui normal, sehingga arus dapat melintas normal dari kedua arah, terutama menuju Gunung Padang," katanya.
Sementara itu, Camat Cibeber, Ardian Athoillah, mengungkapkan bahwa intensitas hujan tinggi tidak hanya menyebabkan longsor, tetapi juga memicu banjir di sejumlah wilayah. Tercatat ada empat desa terdampak, yakni Desa Cikondang, Cihaur, Cibaregbeg, dan Kanoman.
Ia menyebutkan bahwa longsor terjadi di dua desa, yaitu Kanoman dan Cibokor, yang berdampak langsung pada jalur penghubung antarwilayah. Material longsoran menutup badan jalan dengan ketebalan bervariasi, sehingga membutuhkan alat berat untuk mempercepat proses evakuasi.
"Saat ini satu unit alat berat dan satu unit dump truck sudah di lokasi guna membersihkan material longsoran yang menutup jalan utama penghubung antarkecamatan. Harapan kami dapat segera dilalui agar aktivitas warga, terutama perekonomian, kembali berjalan," katanya.
Upaya penanganan terus dilakukan secara intensif dengan melibatkan berbagai pihak terkait. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dalam beberapa hari ke depan.

COMMENTS