Perjalanan KA Siliwangi Sukabumi–Cipatat dibatalkan akibat rel terkikis di Cibeber, Cianjur, usai hujan deras. Perbaikan jalur masih berlangsung.
Gangguan ini dipicu oleh penggerusan tanah di bawah rel (gogosan) yang terjadi setelah kawasan tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi sejak Kamis (23/4) dini hari. Kondisi tersebut membuat jalur rel tidak aman untuk dilalui kereta api.
Manajer Humas Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa pembatalan perjalanan telah diberlakukan sejak Rabu (22/4) malam. Untuk sementara, operasional kereta hanya dilayani hingga Stasiun Cibeber.
"Sejak semalam hingga hari ini, ada enam jadwal perjalanan KA Siliwangi yang dibatalkan karena masih dilakukan perbaikan di lokasi gogosan," kata Kuswardojo, Kamis (23/4).
Ia menjelaskan, saat ini tim prasarana tengah bekerja di lokasi untuk melakukan perbaikan dan memastikan kondisi jalur kembali layak dilintasi. Proses pemulihan dilakukan secara intensif dengan mengerahkan berbagai sumber daya yang tersedia.
"Kami mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk mempercepat proses penanganan di lokasi terdampak. Upaya ini dilakukan agar jalur dapat segera kembali normal dan perjalanan kereta api dapat beroperasi dengan aman," jelasnya.
Layanan Pembatalan Tiket Dibuka
Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan, pihak KAI memberikan layanan pembatalan tiket dengan pengembalian dana secara penuh, di luar biaya pemesanan. Kebijakan ini berlaku bagi seluruh penumpang yang terdampak pembatalan perjalanan KA Siliwangi.
"KAI Daop 2 Bandung juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak atas pembatalan perjalanan ini. Proses pembatalan dapat dilakukan melalui loket stasiun maupun layanan pelanggan," ujar Kuswardojo.
Lebih lanjut, pelanggan diberikan waktu hingga 7x24 jam sejak jadwal keberangkatan untuk melakukan proses pembatalan tiket.
Imbauan untuk Penumpang
Pihak KAI mengimbau masyarakat yang berencana menggunakan layanan KA Siliwangi untuk sementara waktu menyesuaikan jadwal perjalanan dan memantau informasi terbaru melalui kanal resmi KAI.
Dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi ekstrem, keselamatan perjalanan menjadi prioritas utama sebelum jalur kembali dioperasikan secara normal.
Perkembangan terkait perbaikan jalur rel di wilayah Cibeber akan terus diperbarui seiring dengan proses penanganan yang berlangsung di lapangan.
.png)
COMMENTS