Persib Bandung menang dramatis 3-2 atas Bali United di GBLA. Maung Bandung tetap kokoh di puncak klasemen BRI Super League 2026.
Kemenangan ini semakin mengokohkan Maung Bandung di puncak klasemen sekaligus memperlihatkan mental juara tim asuhan pelatihnya di tengah tekanan pertandingan yang tinggi.
Jalannya Pertandingan: Persib Dominan, Bali United Bangkit di Akhir
Sejak menit awal, Persib Bandung tampil agresif di hadapan ribuan Bobotoh. Tekanan tinggi yang dibangun akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-29 melalui gol Ramon Tanque yang membuka keunggulan tuan rumah.
Memasuki babak kedua, Persib kembali menambah keunggulan lewat Luciano Guaycochea pada menit ke-55. Skor 2-0 membuat Persib berada di atas angin.
Namun situasi berubah setelah Persib harus bermain dengan 10 orang usai kartu merah pada menit ke-66. Momentum ini dimanfaatkan Bali United untuk bangkit.
Tim tamu memperkecil ketertinggalan lewat gol Teppei Yachida pada menit ke-81. Tekanan terus dilancarkan hingga membuat pertandingan semakin menegangkan.
Di tengah tekanan tersebut, Persib justru mampu mencetak gol ketiga melalui Federico Barba pada menit ke-87, memperlebar keunggulan menjadi 3-1.
Bali United sempat memperkecil skor menjadi 3-2 lewat gol Jordy Bruijn di masa injury time (90+3’), namun hingga peluit panjang dibunyikan, Persib tetap mampu mempertahankan keunggulan.
Mental Juara Maung Bandung
Kemenangan ini menjadi bukti kuat mental bertanding Persib Bandung. Bermain dengan 10 pemain tidak membuat mereka kehilangan fokus, justru mampu memaksimalkan peluang untuk mengunci kemenangan.
Dukungan penuh Bobotoh di Stadion Gelora Bandung Lautan Api juga menjadi faktor penting yang mendorong semangat para pemain hingga akhir laga.
Dampak ke Klasemen
Tambahan tiga poin membuat Persib semakin kokoh di puncak klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi 64 poin.
Sementara itu, Bali United harus puas tertahan di papan tengah dan kehilangan peluang untuk merangsek ke posisi atas.
Kemenangan dramatis ini menjadi modal penting bagi Persib Bandung dalam menghadapi laga-laga selanjutnya di fase akhir musim. Konsistensi dan mental bertanding akan menjadi kunci utama dalam menjaga posisi di puncak klasemen hingga akhir kompetisi.

COMMENTS