Monyet liar penyerang warga di Cibeber, Cianjur berhasil ditangkap polisi dan warga setelah melukai anak 5 tahun hingga mendapat 35 jahitan.
Menindaklanjuti laporan masyarakat, jajaran Kepolisian Sektor Cibeber bersama warga setempat bergerak cepat melakukan pencarian dan penangkapan. Proses penanganan berlangsung cukup menantang karena monyet liar tersebut bergerak lincah dan berpindah-pindah lokasi.
Kapolsek Cibeber Kompol Tio di Cianjur, Selasa, mengatakan penangkapan monyet liar yang sempat membuat resah masyarakat sekitar dilakukan empat orang anggota dibantu belasan orang warga sekitar berbekal senapan angin dan jaring.
Upaya penangkapan tidak berjalan mudah. Setelah beberapa jam pencarian, petugas akhirnya menemukan monyet tersebut berada di atas pohon dengan ketinggian yang sulit dijangkau.
Selang beberapa jam pencarian petugas dan warga mendapati monyet liar bertengger di atas pohon yang cukup tinggi, sehingga penangkapan secara manual dengan jaring tidak dapat dilakukan.
"Petugas terpaksa menembak monyet liar dengan senapan angin hingga akhirnya jatuh. Ini agar tak kembali menyerang dan melukai warga," katanya.
Dalam proses pencarian, warga juga turut membantu dengan mengerahkan tiga ekor anjing pemburu. Cara ini terbukti efektif dalam membantu petugas melacak keberadaan hewan tersebut yang ternyata tidak jauh dari area permukiman warga.
Dia menjelaskan pencarian sempat melibatkan tiga ekor anjing pemburu milik warga, sehingga berhasil mengendus keberadaan monyet liar yang tidak jauh dari perkampungan warga.
Pihak kepolisian pun mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada, terutama bagi orang tua yang memiliki anak kecil. Pasalnya, wilayah perkampungan tersebut berbatasan langsung dengan kawasan hutan yang memungkinkan satwa liar masuk ke area pemukiman.
Oleh karena itu, meminta masyarakat untuk berhati-hati dan meningkatkan pengawasan terutama terhadap anak saat bermain karena lokasi perkampungan berbatasan dengan hutan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati ketika menemukan hewan liar segera laporkan ke petugas agar dapat segera ditangani,” katanya.
Sementara itu, korban serangan monyet liar telah mendapatkan penanganan medis. Anak berusia lima tahun tersebut sempat mengalami luka cukup parah akibat gigitan dan cakaran.
Sementara terkait anak berusia lima tahun yang diserang monyet liar hingga mengalami luka, pada Senin petang (13/4) sudah mendapat pertolongan medis di RSUD Sayang Cianjur berupa 35 jahitan akibat cakaran dan gigitan monyet itu.
“Korban sedang bermain di belakang rumah, tiba-tiba datang seekor monyet liar dan langsung menyerang. Monyet yang menyerang hanya satu ekor dengan ukuran tubuh cukup besar memiliki taring yang tajam dan panjang," katanya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan hutan agar lebih waspada terhadap potensi konflik dengan satwa liar. Koordinasi cepat dengan aparat dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
.png)
COMMENTS