Pemkab Cianjur siapkan anggaran Rp2,7 miliar untuk rekonstruksi Jalan Pamoyanan–Klapanunggal. Dedi Mulyadi minta warga bersabar menunggu perbaikan.
CIANJUR — Kabar baik datang bagi masyarakat yang kerap melintasi ruas Jalan Pamoyanan–Klapanunggal , Kabupaten Cianjur. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur dipastikan telah menyiapkan anggaran untuk perbaikan jalan tersebut pada tahun 2026.
Informasi ini disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi , melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Minggu (19/4/2026). Dalam pernyataannya, Dedi mengaku telah berkoordinasi dengan Bupati Cianjur terkait kondisi jalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
“Saya sudah berkoordinasi dengan Bupati Cianjur @dr.mohammadwahyu dan beliau menyampaikan bahwa tahun ini sudah ada alokasi untuk rekonstruksi jalan Pamoyanan - Klapanunggal tersebut. Mohon sedikit kesabaran dan hatur nuhun,” tulis Dedi Mulyadi dalam unggahannya.
Dalam video yang ikut beredar, Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa ruas jalan tersebut merupakan kewenangan pemerintah kabupaten, sehingga penanganannya menjadi tanggung jawab Pemkab Cianjur.
“Jalan yang jelek itu, Ruas Jalan Pamoyanan Kalapanungga, Jalan Kabupaten Cianjur, dan saya sudah bertanya ke Bupatinya dan kemudian disampaikan tahun ini sudah ada anggaran untuk rekonstruksi jalan tersebut dari Pemda Kabupaten Cianjur sebesar 2,7 miliar. Semoga informasi ini bermanfaat,” ujar Dedi.
Ia juga menyoroti masih banyaknya kondisi jalan rusak di berbagai wilayah Jawa Barat, khususnya di daerah selatan seperti Sukabumi , Cianjur Selatan, Garut Selatan, hingga Tasikmalaya Selatan. Menurutnya, perbaikan infrastruktur jalan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah kabupaten, provinsi, hingga desa.
“Saya mengakui bahwa wilayah Provinsi Jawa Barat banyak sekali jalan-jalan kabupaten, jalan-jalan desa yang sangat buruk, terutama di wilayah Sukabumi, Cianjur Selatan, Garut Selatan, dan Tasik Selatan. Semuanya diperlukan upaya kita untuk merekonstruksi dan membangun secara bersama-sama,” lanjutnya.
Ditegaskan Dedi, meski jalan kabupaten berada di bawah kewenangan pemerintah daerah setempat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetap berupaya memberikan dukungan secara bertahap dalam penyelesaiannya. Bahkan, program bantuan untuk perbaikan jalan desa juga akan terus dilanjutkan pada tahun ini dan tahun berikutnya.
“Tetapi memang untuk jalan kabupaten itu menjadi ranah keuangan kabupaten dan provinsi sedikit demi sedikit ikut membantu menyelesaikan masalah jalan kabupaten termasuk tahun ini dan tahun depan juga kita akan menyelesaikan jalan desa. Haturnuhun, mohon sabar sekedik ya,” tuturnya.
Dengan adanya alokasi anggaran sebesar Rp2,7 miliarHal tersebut, masyarakat diharapkan dapat segera merasakan perbaikan akses jalan yang lebih layak, aman, dan nyaman. Pemerintah pun mengimbau warga untuk bersabar menunggu proses realisasi pembangunan yang direncanakan berlangsung tahun ini.

COMMENTS