Petugas Lapas Kelas IIB Cianjur gagalkan penyelundupan tembakau sintetis cair dalam botol parfum saat jam besuk warga binaan.
Aksi tersebut terbongkar setelah petugas lapas mencurigai gerak-gerik pelaku ketika menjalani prosedur pemeriksaan sebelum masuk ke ruang kunjungan.
Kepala Lapas Kelas IIB Cianjur, Prayogo Mubarak, mengatakan petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap tubuh dan barang bawaan pengunjung. Saat pemeriksaan berlangsung, botol parfum yang dibawa pelaku terlihat mencurigakan.
“Gerak-gerik pemuda tersebut membuat petugas curiga terlebih setelah menjalani pemeriksaan menyeluruh sebelum masuk ke ruang besuk, saat diminta membuka barang yang dibawa petugas menemukan paket tembakau sintetis cair yang disamarkan dalam botol parfum,” katanya.
Petugas kemudian memeriksa isi botol tersebut dan menemukan cairan yang diduga kuat merupakan narkotika jenis tembakau sintetis cair. Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku barang tersebut akan diberikan kepada seorang warga binaan penghuni Blok A kamar 5.
“Setelah dilakukan pemeriksaan, pelaku menyebutkan paket tembakau sintetis cair tersebut hendak diberikan pada salah seorang warga binaan DA penghuni blok A kamar 5, selanjutnya pelaku diserahkan ke Satnarkoba Polres Cianjur guna pengembangan,” ujar Prayogo.
Selain menemukan barang bukti narkotika, petugas juga menduga pelaku mencoba memalsukan identitas saat proses pemeriksaan. Dugaan tersebut muncul karena terdapat kejanggalan pada foto di kartu identitas yang digunakan saat registrasi kunjungan.
Menurut Prayogo, pihak lapas kini semakin memperketat pengawasan terhadap seluruh pengunjung demi mencegah berbagai upaya penyelundupan barang terlarang ke dalam lapas.
“Ini bukan pertama kali terjadi, beberapa bulan lalu upaya yang sama sempat dilakukan seorang wanita yang hendak membesuk warga binaan menyembunyikan narkoba di dalam sandal yang dipakai dan beberapa kasus lainnya,” kata dia.
Pihak lapas memastikan seluruh prosedur pemeriksaan akan diperketat, mulai dari pengecekan identitas, pemeriksaan badan, hingga penggeledahan barang bawaan pengunjung.
Bahkan, standar operasional prosedur (SOP) keamanan disebut akan terus ditingkatkan guna mengantisipasi berbagai modus penyelundupan narkotika yang semakin beragam.
Petugas lapas juga mengimbau masyarakat agar tidak mencoba membawa barang terlarang saat membesuk warga binaan karena seluruh pengunjung akan menjalani pemeriksaan ketat sebelum memasuki area lapas.

COMMENTS