Polres Cianjur jadi lokasi karantina dan pelepasan jemaah haji 2026 dengan fasilitas gratis dan layanan humanis bagi jemaah.
CIANJUR - Penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 di Kabupaten Cianjur menghadirkan suasana baru yang belum pernah terjadi sebelumnya. Untuk pertama kalinya, Aula Mapolres Cianjur digunakan sebagai lokasi karantina sementara sekaligus titik pelepasan jemaah haji sebelum diberangkatkan menuju Embarkasi Bekasi.
Langkah tersebut menjadi inovasi pelayanan publik yang digagas langsung oleh Kapolres Cianjur, AKBP Alexander Yurikho Hadi. Melalui program ini, para calon jemaah haji mendapatkan fasilitas penginapan lengkap dan nyaman secara gratis sebelum keberangkatan ke tanah suci.
Biasanya, proses pelepasan jemaah haji di Cianjur dipusatkan di kantor Kementerian Agama. Namun tahun ini, suasana berbeda terlihat di lingkungan Polres Cianjur yang disulap menjadi pusat layanan keberangkatan haji dengan fasilitas yang lebih lengkap dan terintegrasi.
Aula utama Mapolres kini dipenuhi deretan tempat tidur, selimut, serta perlengkapan mandi untuk menunjang kenyamanan para jemaah, khususnya lansia dan jemaah berkebutuhan khusus. Selain itu, petugas juga menyiapkan layanan kesehatan serta sistem pengamanan dan pengawalan selama perjalanan menuju embarkasi.
Kapolres Cianjur, AKBP Alexander Yurikho Hadi, mengatakan bahwa inisiatif tersebut merupakan bentuk pelayanan nyata kepolisian kepada masyarakat.
“Insyaallah ini mungkin yang pertama, bukan hanya di Jawa Barat tapi mungkin di seluruh Indonesia, kantor polisi menjadi tempat keberangkatan jemaah haji. Polres Cianjur berinisiatif menyediakan fasilitas ini sebagai bukti nyata pelayanan kami kepada masyarakat. Seluruh layanan ini diberikan secara gratis,” tegas Kapolres, Kamis (14/5/2026).
Rencananya, para jemaah haji akan diberangkatkan menuju Embarkasi Bekasi pada Minggu (17/5/2026) pukul 04.30 WIB dari halaman Masjid At-Taqwa yang berada di Kompleks Mapolres Cianjur.
Sementara itu, Kasubag Tata Usaha Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Cianjur, Emma Siti Fatimah, menjelaskan bahwa seluruh jemaah diwajibkan sudah berada di area Mapolres pada Sabtu (16/5/2026) malam pukul 21.00 WIB untuk mengikuti proses karantina dan persiapan keberangkatan.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Pak Kapolres. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan memberikan kenyamanan lebih bagi para jemaah, terutama bagi lansia dan jemaah berkebutuhan khusus yang memerlukan perhatian ekstra,” ungkap Emma.
Menurutnya, agenda keberangkatan akan dimulai sejak dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Para jemaah dijadwalkan mengikuti persiapan akhir dan salat Subuh berjemaah sebelum menaiki bus menuju embarkasi.
Kolaborasi antara Polres Cianjur dan Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Cianjur tersebut dinilai menjadi contoh sinergi pelayanan publik yang humanis. Kehadiran fasilitas karantina sementara di lingkungan kepolisian juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi para calon tamu Allah sebelum memulai perjalanan spiritual ke tanah suci.
Inovasi ini sekaligus menunjukkan bahwa pelayanan kepolisian tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan ketertiban, tetapi juga mampu hadir lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat. Langkah Polres Cianjur tersebut bahkan disebut-sebut sebagai terobosan baru dalam penyelenggaraan haji di Indonesia.
Dengan fasilitas lengkap, pengawalan ketat, serta dukungan lintas sektor, proses keberangkatan jemaah haji asal Cianjur tahun ini diharapkan berjalan lebih tertib, aman, dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh jemaah maupun keluarga yang mengantar.

COMMENTS