Kapolres Cianjur menerima lukisan karya siswa SLB BC Purnama dan memajangnya di ruang kerja sebagai simbol dukungan bagi penyandang disabilitas.
Karya seni tersebut dibuat oleh Arul, seorang siswa penyandang tuna rungu yang menempuh pendidikan di SLB BC Purnama Kabupaten Cianjur. Lukisan itu lahir atas permintaan langsung Kapolres Cianjur sebagai bentuk ajakan agar para siswa berkebutuhan khusus turut berpartisipasi dalam memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80.
Melalui perpaduan warna dan komposisi yang disusun dengan penuh ketelitian, Arul berhasil menggambarkan pandangannya mengenai perjalanan pengabdian Polri selama delapan dekade dalam melayani masyarakat serta menjaga keamanan dan persatuan bangsa.
Lukisan tersebut tidak hanya menjadi karya seni semata, tetapi juga menjadi simbol bahwa penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya, menunjukkan kemampuan, dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan maupun masyarakat luas.
Sebagai bentuk apresiasi, Kapolres Cianjur memutuskan untuk menempatkan lukisan tersebut di Ruang Kerja Kapolres. Keputusan itu diambil sebagai penghormatan terhadap semangat, kreativitas, dan dedikasi yang ditunjukkan oleh sang pembuat karya.
"Karya ini sangat berharga dan memiliki makna yang mendalam bagi kami. Kami memajangnya di ruang kerja bukan hanya sebagai hiasan, melainkan sebagai pengingat sekaligus simbol bahwa setiap orang memiliki kelebihan dan potensi yang luar biasa. Tidak ada batasan bagi siapa pun untuk berkarya dan berpartisipasi membangun lingkungan sekitarnya," ujar AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi.
Menurutnya, karya tersebut diharapkan mampu menjadi inspirasi, baik bagi seluruh personel Polres Cianjur maupun masyarakat yang berkunjung ke lingkungan kepolisian. Lukisan itu dinilai membawa pesan penting mengenai perlunya membangun lingkungan yang inklusif dengan memberikan kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas untuk berkembang sesuai potensi yang dimiliki.
Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus membuka ruang bagi penyandang disabilitas agar mereka dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya di berbagai bidang kehidupan.
"Kita semua harus membuka ruang seluas-luasnya bagi saudara-saudara kita yang memiliki keterbatasan fisik maupun indra. Mereka juga memiliki hak yang sama untuk berkembang, menunjukkan jati diri, dan memberikan manfaat. Karya ini membuktikan bahwa dengan dukungan dan kesempatan yang tepat, mereka mampu menghasilkan sesuatu yang membanggakan," tambahnya.
Penyerahan lukisan tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya berorientasi pada penghormatan terhadap sejarah pengabdian Polri, tetapi juga memperkuat nilai kepedulian sosial, kebersamaan, serta kolaborasi dengan seluruh lapisan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Polres Cianjur menunjukkan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang humanis. Selain menjalankan fungsi pemeliharaan keamanan dan penegakan hukum, kepolisian juga berupaya mendukung pemberdayaan masyarakat, termasuk memberikan ruang bagi generasi muda penyandang disabilitas agar dapat terus berkarya dan mengembangkan potensinya.
Semangat "Polri Mengabdi untuk Negeri" yang diusung dalam Hari Bhayangkara ke-80 pun diwujudkan melalui aksi nyata yang mendorong terciptanya masyarakat yang lebih inklusif, saling menghargai, dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh warga tanpa terkecuali.

COMMENTS