Lebih dari 10 Ribu Guru Ngaji dan Guru Diniyah di Cianjur Dipastikan Tak Terima Insentif Tahun 2026

SHARE:

Lebih dari 10 ribu guru ngaji dan guru Diniyah di Cianjur dipastikan tidak menerima insentif tahun 2026 akibat efisiensi anggaran.



CIANJUR – Kabar kurang menggembirakan datang bagi ribuan tenaga pendidik keagamaan di Kabupaten Cianjur. Tahun 2026 ini, lebih dari 10 ribu guru ngaji dan guru Diniyah dipastikan tidak menerima bantuan stimulan dari pemerintah daerah akibat kebijakan efisiensi anggaran.

Kondisi tersebut berdampak pada para pengajar yang selama ini mengabdikan diri di lembaga Pendidikan Diniyah Takmiliyyah maupun Pendidikan Al-Qur'an yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Cianjur.

Ketua Pusat Pengembangan Pendidikan Diniyah dan Taman Pendidikan Al-Qur'an (P3DTPQ) Kabupaten Cianjur, H. Muhammad Toha, mengungkapkan bahwa jumlah tenaga pendidik yang terdampak mencapai lebih dari 10 ribu orang.

“Berdasarkan data P3DTPQ khususnya FKDT dan FKPQ itu sekitar 10 ribuan. Guru untuk Diniyah Takmiliyyah ada 7.900-an, pendidikan Al-Qur'an ada sekitar 2.500, jadi sekitar 10.000 lebih,” ujar Toha, Kamis (11/6).

Menurut Toha, selama beberapa tahun terakhir para guru ngaji dan guru Diniyah memperoleh bentuk apresiasi dari pemerintah daerah berupa bantuan stimulan yang diberikan satu kali dalam setahun. Namun pada tahun ini program tersebut belum dapat dilaksanakan karena adanya penyesuaian anggaran.

“Pada tahun sebelumnya ada apresiasi hanya untuk satu tahun sekali. Karena ada efisiensi sehingga kita belum memberikan apresiasi itu. Tapi walaupun seperti itu kita tidak akan berhenti dalam melaksanakan tugas sebagai pendidik,” katanya.

Meski bantuan tersebut tidak tersedia pada tahun ini, para tenaga pendidik keagamaan tetap menunjukkan komitmen untuk terus menjalankan tugasnya membina dan mendidik para santri.

Toha menegaskan bahwa pengabdian para guru dan ustaz tidak bergantung pada keberadaan insentif semata. Semangat mengajar dan memberikan pendidikan agama kepada generasi muda akan tetap berjalan sebagaimana mestinya.

“Kalau kita diberi alokasi kita jalankan, kalau tidak ya apa yang mau dikasih. Tapi itu tidak akan menyurutkan para guru, para ustaz tidak akan berhenti mengajar. Itu pasti akan terus,” tegasnya.

Ia juga berharap pemerintah dapat kembali memberikan perhatian kepada para guru ngaji dan guru Diniyah melalui program apresiasi di masa mendatang. Menurutnya, peran mereka sangat penting dalam mendukung pendidikan keagamaan dan pembentukan karakter masyarakat.

“Pastinya untuk tahun ini kita bakalan tidak menerima insentif lagi. Tapi mudah-mudahan saja masih ada apresiasi dari pemerintah. Kita berdoa saja, yang membolak-balikkan hati bukan manusia,” katanya.

Di tengah keterbatasan anggaran tersebut, P3DTPQ Kabupaten Cianjur tetap menjalankan berbagai program penguatan pendidikan keagamaan. Salah satu fokus utama tahun ini adalah penyesuaian teknis terkait pemberlakuan ijazah bagi peserta didik pada lembaga pendidikan keagamaan.

“Saat ini kita lebih fokus kepada teknis, karena ada pemberlakuan ijazah, kita menyiapkan ijazahnya untuk penguatan kegiatan-kegiatan syiar dan lainnya,” tegasnya.

Kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada penghentian bantuan stimulan ini menjadi tantangan tersendiri bagi ribuan guru ngaji dan guru Diniyah di Cianjur. Meskipun demikian, mereka memastikan kegiatan belajar mengajar dan pembinaan keagamaan akan tetap berlangsung demi keberlanjutan pendidikan Islam di tengah masyarakat.









Sumber: koran-gala.id

COMMENTS

$type=three$tbg=rainbow$count=6$space=0$m=0$sn=0$rm=0$ico=1$cate=0

Nama

Asal Usul,128,Berita Nasional,226,Biografi,49,Bisnis,66,Entertainment,62,Fokus Ramadan,29,Galeri Foto,7,Hidayah,58,Info Cianjur,1132,Info Jabar,164,Jalan Jajan,98,Kesehatan,46,Komunitas,8,Kuliner,28,Motivasi & Inspirasi,83,Ngopi Berita,5,Olah Raga,145,Opini,25,Pangeran Biru,124,Seni Budaya,30,Teknologi,57,Teras Muda TV,65,Urang Sunda,85,
ltr
item
Teras Muda Cianjur: Lebih dari 10 Ribu Guru Ngaji dan Guru Diniyah di Cianjur Dipastikan Tak Terima Insentif Tahun 2026
Lebih dari 10 Ribu Guru Ngaji dan Guru Diniyah di Cianjur Dipastikan Tak Terima Insentif Tahun 2026
Lebih dari 10 ribu guru ngaji dan guru Diniyah di Cianjur dipastikan tidak menerima insentif tahun 2026 akibat efisiensi anggaran.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEirN-JzvXCU1YQ4YCIKjYOsnJsTlmgc-YOiDru68zHwP4XZDSIEN62n8ohEcQOx_6VzCNeDk9zZSHbnC3en9_usJnbdZfCghz0NwVnwBGlm-KnbGmUhko2dwsRhyBpRf0StMtDBtDe2_SZwaMJbxySZ7_s8pqjA1Ypo9ygRiV7DeOWUt4ojprPelJLWH9c/s16000/44969.png
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEirN-JzvXCU1YQ4YCIKjYOsnJsTlmgc-YOiDru68zHwP4XZDSIEN62n8ohEcQOx_6VzCNeDk9zZSHbnC3en9_usJnbdZfCghz0NwVnwBGlm-KnbGmUhko2dwsRhyBpRf0StMtDBtDe2_SZwaMJbxySZ7_s8pqjA1Ypo9ygRiV7DeOWUt4ojprPelJLWH9c/s72-c/44969.png
Teras Muda Cianjur
https://www.terasmudacianjur.com/2026/06/lebih-dari-10-ribu-guru-ngaji-dan-guru.html
https://www.terasmudacianjur.com/
https://www.terasmudacianjur.com/
https://www.terasmudacianjur.com/2026/06/lebih-dari-10-ribu-guru-ngaji-dan-guru.html
true
1322746406275443861
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content