Polsek Mande dan petani Desa Jamali panen 10 ton jagung hibrida untuk mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat Cianjur.
Kegiatan panen dilakukan di lahan seluas 1,5 hektare yang dikelola oleh Kelompok Tani Harapan Maju. Dari lahan tersebut, hasil panen diperkirakan mencapai sekitar 10 ton jagung tongkolan.
Kapolsek Mande, AKP Eriyanto, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Polri, pemerintah, dan kelompok tani dalam memperkuat sektor pertanian di wilayah Kabupaten Cianjur.
"Panen jagung hibrida ini merupakan hasil kerja keras para petani. Kami berharap hasil panen dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus mendukung program ketahanan pangan," ujar AKP Eriyanto.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut AIPTU Acep Rohidin, selaku Bhabinkamtibmas Desa Mulyasari, Rudi Suprianto dari Dinas Pertanian, serta Endang Sulaeman selaku Ketua Kelompok Tani.
Meski demikian, para petani masih menghadapi tantangan berupa serangan hama tikus yang berdampak pada hasil produksi. Menyikapi hal tersebut, Polsek Mande bersama pihak terkait berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan dan dukungan kepada petani guna meningkatkan produktivitas pertanian.
Seluruh hasil panen jagung hibrida tersebut selanjutnya akan didistribusikan ke Gudang BULOG Cianjur sebagai bagian dari upaya mendukung ketersediaan pangan nasional.
Kegiatan berlangsung dengan aman, lancar, dan menjadi salah satu wujud nyata kolaborasi dalam menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Cianjur.

COMMENTS