Polsek Warungkondang dan Kelompok Tani Kayu Manis panen 6 ton jagung hibrida di Gekbrong untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
Panen berlangsung pada Selasa, 7 April 2026, sekitar pukul 10.00 WIB di lahan non baku sawah yang berlokasi di Kampung Barukusuma RT 02 RW 01, Desa Kebonpeuteuy. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Polri Penggerak Ketahanan Pangan yang bertujuan mendukung percepatan swasembada pangan nasional.
Lahan seluas dua hektare yang dipanen merupakan hasil budidaya jagung hibrida yang telah ditanam sejak 2 Februari 2026. Dari areal tersebut, hasil panen diperkirakan mencapai sekitar enam ton jagung pipil kering.
Kegiatan panen melibatkan Kelompok Tani Kayu Manis yang diketuai oleh Bapak Oi. Kelompok tani tersebut beranggotakan 32 petani yang selama ini aktif mengelola lahan pertanian di wilayah Desa Kebonpeuteuy.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Warungkondang Kompol Tedi Setiadi, Aiptu Teguh Waluyo, Aiptu Andi Subandi selaku Bhabinkamtibmas Desa Kebonpeuteuy, serta Aipda Sugeng Supriyadi.
Program penanaman hingga panen jagung hibrida ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian yang tersedia. Selain mendukung produksi pangan, program tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sektor pertanian di tingkat desa.
Kapolsek Warungkondang Kompol Tedi Setiadi, menyampaikan kegiatan berjalan aman dan kondusif. Polsek Warungkondang akan terus mendampingi petani mulai tanam sampai panen agar hasil maksimal dan kesejahteraan petani meningkat.
Menurutnya, pendampingan yang dilakukan tidak hanya bertujuan menjaga keberlangsungan program ketahanan pangan, tetapi juga memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian dan masyarakat dalam pembangunan sektor pertanian.
Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan pertanian, Polri diharapkan dapat mendorong semangat petani untuk terus meningkatkan hasil produksi sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah yang menjadi bagian penting dari ketahanan pangan nasional.
Program ini juga jadi bukti sinergi Polri dengan masyarakat desa dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah Cianjur. Dengan dukungan berbagai pihak, pemanfaatan lahan pertanian non baku sawah diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap ketersediaan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan.


COMMENTS