Pilkades Cianjur 2026 diikuti 47 desa dan digelar digital. Polres Cianjur menyiapkan 300 personel serta pengamanan siber.
Untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan selama tahapan hingga hari pemungutan suara, Kepolisian Resor (Polres) Cianjur menyiapkan sekitar 300 personel untuk melakukan pengamanan.
Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi mengatakan, jumlah personel tersebut masih bersifat sementara dan dapat disesuaikan berdasarkan perkembangan situasi menjelang pelaksanaan Pilkades.
"Kami mengerahkan dua per tiga dari kekuatan yang ada di Polres Cianjur atau sebanyak 300 personel, dimana jumlah tersebut dapat berubah karena kami masih melihat perkembangan," katanya di Cianjur, Senin.
Menurut dia, personel akan ditempatkan di sejumlah desa yang melaksanakan Pilkades. Pengamanan tidak hanya diarahkan untuk mencegah potensi keributan, tetapi juga mengantisipasi berbagai tindak pidana yang kemungkinan muncul selama proses pemilihan.
Polres Cianjur juga menjadikan pengalaman pada pelaksanaan Pilkades sebelumnya sebagai salah satu pertimbangan dalam menyusun pola pengamanan. Pada periode sebelumnya, sempat terjadi sejumlah persoalan, termasuk kejadian pembakaran.
Selain potensi gangguan keamanan secara langsung, penerapan sistem digital dalam Pilkades 2026 membuat aspek keamanan siber turut menjadi perhatian kepolisian.
Untuk mengantisipasi ancaman kejahatan siber, Polres Cianjur telah berkoordinasi dengan Direktorat Siber Polda Jabar. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan sistem serta perangkat yang digunakan dalam Pilkades memiliki tingkat keamanan yang memadai.
Asesmen pengamanan akan dilakukan terhadap berbagai aspek yang berkaitan dengan pelaksanaan Pilkades, mulai dari orang yang terlibat hingga peralatan dan perangkat keras yang digunakan. Perangkat seperti tablet dan flashdisk, termasuk sistem pemungutan suara digital, juga menjadi bagian yang diperhatikan dalam pengamanan.
"Pengamanan yang dilakukan mencakup keseluruhan karena berkaca pada pilkades sebelum yang sempat terjadi berbagai aksi termasuk pembakaran, suap, pemberian pengaruh sampai dengan manipulasi suara," katanya.
Polres Siapkan Posko Sentra Gakkumdu
Selain pengamanan fisik dan sistem digital, Polres Cianjur juga menyiapkan mekanisme penanganan apabila ditemukan dugaan pelanggaran hukum selama tahapan Pilkades.
Kepolisian akan membentuk posko Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu). Sekretariat posko tersebut telah disiapkan di Polres Cianjur untuk mempermudah koordinasi serta pertukaran informasi apabila terdapat dugaan pelanggaran.
"Kami akan membentuk posko Sentra Gakkumdu dimana sekretariatnya sudah disiapkan di Polres Cianjur, sehingga dapat memudahkan masyarakat membuat laporan langsung atau dapat menghubungi call center 110," katanya.
Pelaksanaan Pilkades serentak 2026 di Cianjur sebelumnya mengalami penyesuaian jadwal. Pemilihan 47 desa tersebut dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Oktober, dengan penerapan sistem digital sebagai bagian dari persiapan implementasi Pilkades berbasis teknologi informasi.
Penyesuaian jadwal dilakukan untuk menyelaraskan regulasi pemerintah pusat dan daerah sekaligus mempersiapkan penerapan skema Pilkades digital di Kabupaten Cianjur.

COMMENTS