Polres Cianjur menyalurkan 11.500 liter air bersih ke tiga kampung di Desa Sukatani, Haurwangi, yang terdampak kekeringan.
CIANJUR – Polres Cianjur menyalurkan bantuan 11.500 liter air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan di Desa Sukatani, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat (28/8/2026).
Bantuan tersebut diberikan setelah kepolisian menerima laporan masyarakat mengenai kebutuhan air bersih melalui layanan Call Center 110. Untuk merespons laporan itu, Polres Cianjur mengerahkan dua armada, yakni truk tangki berkapasitas 5.000 liter dan armoured water cannon (AWC) dengan kapasitas 6.500 liter.
Air bersih disalurkan ke tiga wilayah yang mengalami krisis air, yaitu Kampung Maleber RT 03/04, Kampung Cipetir RT 01/06, serta Kampung Kulina RT 01/04.
Kapolres Cianjur AKBP A Alexander Yurikho Hadi mengatakan, laporan warga langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan armada untuk memenuhi kebutuhan air bersih.
“Jadi, kami mendapatkan laporan permintaan bantuan air bersih melalui Call Center 110. Laporan ini kami tindak lanjuti dengan mengirimkan bantuan air bersih menggunakan truk tangki berkapasitas 5 ribu liter dan AWC berkapasitas 6.500 liter,” kata Kapolres didampingi Kasatsamapta Polres Cianjur AKP Yudistira Nugraha, Jumat (28/8).
Polres Cianjur Sudah 14 Kali Salurkan Air Bersih
Penyaluran di Desa Sukatani menjadi bagian dari rangkaian bantuan air bersih yang dilakukan Polres Cianjur selama musim kemarau tahun ini. Menurut AKBP Alexander, kegiatan tersebut telah memasuki pelaksanaan ke-14.
“Pendistribusian bantuan air bersih hari ini merupakan kegiatan yang ke-14 kalinya. Kegiatan ini kami lakukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih, meringankan beban masyarakat akibat berkurangnya ketersediaan air bersih pada musim kemarau, serta wujud kepedulian Polres Cianjur terhadap kondisi sosial dan masyarakat,” tegasnya.
Selain menyalurkan air, personel kepolisian berdialog dengan warga untuk mengetahui kondisi di lapangan dan kebutuhan air bersih yang masih dihadapi masyarakat akibat kemarau.
Informasi yang diperoleh dari warga tersebut menjadi bahan bagi kepolisian dalam melihat kebutuhan penanganan, baik untuk kebutuhan jangka pendek maupun kemungkinan solusi dalam jangka menengah dan panjang.
Warga Lansia Mendapat Layanan Antar Air
Dalam pelaksanaannya, pendistribusian air bersih melibatkan aparatur desa, tokoh masyarakat, serta personel Polsek Bojongpicung. Mereka membantu mengatur antrean agar proses pembagian berlangsung tertib dan bantuan dapat diterima warga.
“Masyarakat masing-masing membawa wadah. Kita atur pendistribusiannya sehingga semua masyarakat kebagian air bersih sesuai kebutuhan,” ucap Kapolres.
Polres Cianjur juga tidak hanya menunggu warga datang ke lokasi pembagian. Personel melakukan langkah jemput bola dengan mengantarkan air bersih secara langsung kepada warga lanjut usia (lansia) dan masyarakat yang memiliki keterbatasan mobilitas.
Kepolisian memastikan pendistribusian berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Polres Cianjur juga membuka kemungkinan untuk kembali menyalurkan bantuan apabila terdapat wilayah lain yang mengalami kondisi serupa.
“Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih, bisa menghubungi Call Center 110. Insya Allah akan kami tindak lanjuti,” pungkasnya.
Bantuan tersebut diberikan setelah kepolisian menerima laporan masyarakat mengenai kebutuhan air bersih melalui layanan Call Center 110. Untuk merespons laporan itu, Polres Cianjur mengerahkan dua armada, yakni truk tangki berkapasitas 5.000 liter dan armoured water cannon (AWC) dengan kapasitas 6.500 liter.
Air bersih disalurkan ke tiga wilayah yang mengalami krisis air, yaitu Kampung Maleber RT 03/04, Kampung Cipetir RT 01/06, serta Kampung Kulina RT 01/04.
Kapolres Cianjur AKBP A Alexander Yurikho Hadi mengatakan, laporan warga langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan armada untuk memenuhi kebutuhan air bersih.
“Jadi, kami mendapatkan laporan permintaan bantuan air bersih melalui Call Center 110. Laporan ini kami tindak lanjuti dengan mengirimkan bantuan air bersih menggunakan truk tangki berkapasitas 5 ribu liter dan AWC berkapasitas 6.500 liter,” kata Kapolres didampingi Kasatsamapta Polres Cianjur AKP Yudistira Nugraha, Jumat (28/8).
Polres Cianjur Sudah 14 Kali Salurkan Air Bersih
Penyaluran di Desa Sukatani menjadi bagian dari rangkaian bantuan air bersih yang dilakukan Polres Cianjur selama musim kemarau tahun ini. Menurut AKBP Alexander, kegiatan tersebut telah memasuki pelaksanaan ke-14.
“Pendistribusian bantuan air bersih hari ini merupakan kegiatan yang ke-14 kalinya. Kegiatan ini kami lakukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih, meringankan beban masyarakat akibat berkurangnya ketersediaan air bersih pada musim kemarau, serta wujud kepedulian Polres Cianjur terhadap kondisi sosial dan masyarakat,” tegasnya.
Selain menyalurkan air, personel kepolisian berdialog dengan warga untuk mengetahui kondisi di lapangan dan kebutuhan air bersih yang masih dihadapi masyarakat akibat kemarau.
Informasi yang diperoleh dari warga tersebut menjadi bahan bagi kepolisian dalam melihat kebutuhan penanganan, baik untuk kebutuhan jangka pendek maupun kemungkinan solusi dalam jangka menengah dan panjang.
Warga Lansia Mendapat Layanan Antar Air
Dalam pelaksanaannya, pendistribusian air bersih melibatkan aparatur desa, tokoh masyarakat, serta personel Polsek Bojongpicung. Mereka membantu mengatur antrean agar proses pembagian berlangsung tertib dan bantuan dapat diterima warga.
“Masyarakat masing-masing membawa wadah. Kita atur pendistribusiannya sehingga semua masyarakat kebagian air bersih sesuai kebutuhan,” ucap Kapolres.
Polres Cianjur juga tidak hanya menunggu warga datang ke lokasi pembagian. Personel melakukan langkah jemput bola dengan mengantarkan air bersih secara langsung kepada warga lanjut usia (lansia) dan masyarakat yang memiliki keterbatasan mobilitas.
Kepolisian memastikan pendistribusian berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Polres Cianjur juga membuka kemungkinan untuk kembali menyalurkan bantuan apabila terdapat wilayah lain yang mengalami kondisi serupa.
“Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih, bisa menghubungi Call Center 110. Insya Allah akan kami tindak lanjuti,” pungkasnya.

COMMENTS