-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Pelestari Budaya Maenpo Cianjur Abah Aziz Asy’ari Wafat

Sabtu, 27 Desember 2025 | 23.32 WIB | 0 Views Last Updated 2025-12-27T16:32:55Z


Kabar duka datang dari dunia pelestarian budaya di Kabupaten Cianjur. Aziz Asy’ari atau yang akrab disapa Abah Aziz, Guru Besar sekaligus tokoh pelestari Budaya Silat Maenpo Cianjur, meninggal dunia pada Sabtu (27/12/2025).

Abah Aziz mengembuskan napas terakhirnya di RSUD Sayang Cianjur pada usia 76 tahun. Kepergian sosok yang dikenal sebagai penjaga tradisi Maenpo Cikalong ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, murid, serta masyarakat pencinta budaya Cianjur.

Anak kedua Abah Aziz, Dadan Ridwan Saleh, menuturkan bahwa sang ayah mulai mengeluhkan kondisi kesehatannya sejak Jumat (26/12/2025) sore.

"Setelah dicek, ternyata ada flek di paru-paru. Langsung ditangani secara medis oleh dokter," kata dia, Sabtu (27/12/2025).

Menurut Dadan, kondisi Abah Aziz sempat menunjukkan perkembangan positif. Bahkan, almarhum masih sempat bercanda dengan keluarga yang menemaninya selama menjalani perawatan di rumah sakit.

Namun, kondisi tersebut tidak berlangsung lama. Pada Sabtu dini hari, kesehatan Abah Aziz kembali menurun drastis.

Sekitar pukul 06.00 WIB, Abah Aziz dinyatakan meninggal dunia.

"Sebelum meninggal sempat bilang sudah tidak kuat. Tidak lama kemudian meninggal dunia," kata dia.

Jenazah Abah Aziz kemudian dibawa ke rumah duka dan dimakamkan pada pagi harinya.

Dadan juga mengungkapkan, sebelum berpulang, Abah Aziz sempat menitipkan pesan penting terkait keberlangsungan Budaya Silat Maenpo Cianjur.

"Sempat bilang, anak-anak (murid silat) mana. Kasih tahu Abah di rumah sakit, tapi jangan menjenguk. Abah juga sering berpesan untuk meneruskan perguruan Silat Maenponya. Kami dari keluarga akan meneruskan perjuangan Abah untuk melestarikan Silat Maenpo Cianjur," kata dia.

Diketahui, Aziz Asy’ari telah menekuni Maenpo Cikalong selama puluhan tahun. Dedikasinya dalam mendalami dan mengajarkan pencak silat khas Kota Santri menjadi fondasi utama dalam upaya pengembangan serta pelestarian Maenpo di tanah kelahirannya.

Di tengah perjalanannya, Abah Aziz kerap menyayangkan minimnya minat generasi muda Cianjur terhadap Maenpo. Padahal, minat dari masyarakat luar negeri justru cukup tinggi. Bahkan, Maenpo Cikalong telah diakui dan diusulkan untuk didaftarkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda UNESCO.

Di balik kebanggaan tersebut, Abah Aziz menyimpan harapan besar agar Maenpo terus hidup dan semakin banyak warga Cianjur yang tergerak untuk mempelajarinya. Demi mewujudkan hal itu, Abah Aziz diketahui mendatangi berbagai negara untuk memperkenalkan Maenpo Cianjur ke kancah internasional.

Kepergian Abah Aziz menjadi kehilangan besar bagi Cianjur. Namun, semangat dan warisan perjuangannya dalam melestarikan Budaya Silat Maenpo diharapkan terus hidup melalui keluarga, murid, dan generasi penerusnya.
×
Berita Terbaru Update