-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Lawan Keterbatasan, Relawan GMD Galura Bestari Kenalkan Bahasa Inggris di SDN Sambong Cianjur

Selasa, 03 Februari 2026 | 18.06 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-03T11:06:11Z
Rizieq Alman selaku Mentor Muda Berfoto Bersama Siswa SDN Sambong, Cianjur (3/2). (Foto: Dok. Istimewa

Semangat pemerataan pendidikan terus digaungkan oleh para relawan Gerakan Mengajar Desa (GMD). Memasuki hari kedua pelaksanaan pengabdian, kelompok Galura Bestari menghadirkan suasana belajar yang ceria sekaligus membuka wawasan global bagi siswa SDN Sambong, Desa Wangunjaya, Kecamatan Campaka, Selasa (3/2).

Pada hari kedua ini, para relawan memfokuskan kegiatan pengajaran pada pengenalan Bahasa Inggris dasar. Upaya tersebut dilakukan sebagai langkah awal untuk menumbuhkan kepercayaan diri siswa sekolah dasar di wilayah pelosok agar tidak merasa tertinggal dari anak-anak di daerah perkotaan.

Kehadiran relawan muda GMD disambut antusias oleh puluhan siswa yang tampak kompak mengenakan seragam batik merah khas SDN Sambong. Meski kondisi fasilitas sekolah masih tergolong sederhana, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para siswa untuk belajar dan mengenal bahasa asing sejak dini.

Koordinator kegiatan menyampaikan bahwa pemilihan materi Bahasa Inggris menjadi strategi penting dalam membangun mental dan keberanian siswa menghadapi tantangan pendidikan di masa depan. Melalui pendekatan yang menyenangkan, diharapkan anak-anak dapat menerima materi tanpa rasa takut atau tekanan.




Rizieq Alman selaku Mentor Muda dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa metode pembelajaran yang digunakan dirancang agar mudah diterima oleh siswa.

"Kami ingin menanamkan pola pikir bahwa Bahasa Inggris itu menyenangkan, bukan menakutkan. Di hari kedua ini, kami menggunakan metode fun learning agar adik-adik di SDN Sambong lebih mudah menyerap kosakata baru," ujarnya.

Pihak sekolah pun memberikan apresiasi atas kehadiran Gerakan Mengajar Desa di lingkungan mereka. Menurut pihak sekolah, peran relawan sebagai “kakak pengajar” membawa suasana baru yang lebih segar dan inspiratif, sekaligus menjadi motivasi tambahan bagi siswa untuk terus bersekolah dan berani bermimpi besar.




Kegiatan pengabdian Gerakan Mengajar Desa di Desa Wangunjaya ini rencananya akan berlanjut dengan berbagai program lainnya, mulai dari penguatan literasi, pembentukan karakter, hingga pengembangan soft skill. Program tersebut menjadi wujud nyata kontribusi pemuda dalam mendukung pemerataan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah pelosok Kabupaten Cianjur.








×
Berita Terbaru Update