![]() |
| Rangkaian pengabdian Gerakan Mengajar Desa (GMD) di Desa Wangunjaya, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur (4/2/2026) |
Mengusung tema “Lingkungan”, kegiatan ini menjadi bentuk edukasi aplikatif sekaligus respons nyata terhadap isu pemanasan global dan pentingnya reboisasi, khususnya di wilayah perbukitan seperti Desa Wangunjaya.
Aksi penanaman pohon tersebut tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan simbolik, tetapi juga upaya menanamkan nilai kepedulian terhadap kelestarian alam sejak usia dini. Melalui kegiatan ini, siswa diajak memahami bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari langkah sederhana.
Bangun Kesadaran Ekologis Sejak Usia Sekolah
Dalam pelaksanaannya, setiap siswa mendapatkan satu bibit pohon untuk ditanam secara bergotong royong di area sekolah. Para relawan GMD memberikan penjelasan sederhana namun edukatif mengenai manfaat pohon bagi kehidupan, mulai dari produksi oksigen, menjaga kualitas air tanah, hingga mencegah erosi dan longsor.
“Kami ingin adik-adik di sini merasa memiliki tanggung jawab terhadap lingkungan mereka. Dengan menanam satu pohon hari ini, mereka sedang berinvestasi untuk udara bersih dan lingkungan yang asri di masa depan,” ungkap Rizieq Alman selaku Mentor Muda.
Penjelasan tersebut disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami, sehingga siswa dapat mengaitkan langsung manfaat pohon dengan kondisi lingkungan di sekitar tempat tinggal mereka.
Antusias Siswa Warnai Aksi di Lapangan
Meski dilakukan di bawah terik matahari, antusiasme para siswa tetap tinggi. Dengan mengenakan pakaian olahraga, mereka tampak semangat menggali tanah, menanam bibit, dan menutupnya kembali menggunakan tangan sendiri. Aktivitas ini menjadi pengalaman baru yang berkesan bagi para siswa.
Selain praktik menanam, relawan juga menekankan pentingnya perawatan pohon agar dapat tumbuh dengan baik. Setiap siswa diajak berkomitmen untuk menyiram dan menjaga bibit yang telah mereka tanam sebagai bentuk tanggung jawab berkelanjutan.
Adapun poin-poin utama dalam kegiatan hari ketiga ini meliputi:
- Edukasi reboisasi, melalui pemahaman dampak penggundulan hutan dan manfaat penghijauan kembali.
- Praktik menanam pohon, dengan teknik sederhana agar bibit dapat tumbuh optimal.
- Komitmen merawat tanaman, sebagai upaya menanamkan kepedulian jangka panjang terhadap lingkungan.
Melalui kegiatan ini, Gerakan Mengajar Desa berharap nilai-nilai kepedulian ekologis dapat tumbuh dan melekat pada diri siswa, sehingga mereka menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga sadar akan pentingnya menjaga alam demi masa depan bersama.
.jpeg)