-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Dedi Mulyadi Janjikan Perbaikan Infrastruktur Jalan di Cianjur Saat Safari Ramadan

Kamis, 12 Maret 2026 | 07.53 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-12T00:53:22Z
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi didampingi Bupati Cianjur dr. Mohammad Wahyu Ferdian saat diwawancara Wartawan di Cianjur. (Foto: Cianjur Ekspres) 


Dedi Mulyadi menegaskan komitmennya untuk memperbaiki kualitas infrastruktur di wilayah Provinsi Jawa Barat, termasuk kondisi jalan di Kabupaten Cianjur yang masih menjadi keluhan masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Dedi saat melaksanakan kegiatan Safari Ramadan di Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, pada Senin malam, 9 Maret 2026. Kegiatan tersebut dihadiri ribuan warga yang memadati lokasi acara untuk bertemu langsung dengan gubernur sekaligus mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan dalam momentum Ramadan.

Dalam kesempatan itu, isu mengenai infrastruktur jalan menjadi salah satu topik utama yang disoroti oleh Dedi. Ia mengakui masih banyak laporan dari masyarakat mengenai kondisi jalan rusak yang menghambat aktivitas warga di sejumlah wilayah Cianjur.

“Saya mendengar dan melihat langsung kondisi jalan di Cianjur yang saat ini banyak yang rusak. Ke depan, harus kita tuntaskan. Kami berkomitmen agar tidak ada lagi jalan yang berlubang atau rusak parah. Rakyat tidak boleh susah hanya karena urusan jalan yang tidak kunjung beres,” ujar Dedi.

Dalam kegiatan Safari Ramadan tersebut, Gubernur didampingi oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Bupati Cianjur Wahyu Setiawan, Wakil Bupati Cianjur Abi Ramzi, serta Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman. Turut hadir pula unsur Forkopimda serta tokoh masyarakat setempat.

Menurut Dedi, pembangunan infrastruktur jalan di Cianjur tidak dapat sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah kabupaten melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Oleh karena itu, diperlukan dukungan kuat dari pemerintah provinsi agar proses perbaikan dapat berjalan lebih cepat dan merata.

Ia menekankan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur sangat bergantung pada sinkronisasi kebijakan antara pemerintah provinsi dan pemerintah daerah. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar program pembangunan dapat berjalan efektif serta tepat sasaran.

Dedi juga meminta pemerintah daerah segera melakukan pemetaan terhadap titik-titik jalan yang mengalami kerusakan paling parah dan membutuhkan penanganan mendesak. Dengan data yang jelas dan terstruktur, pemerintah provinsi dapat menyalurkan bantuan keuangan secara lebih efektif untuk mempercepat perbaikan infrastruktur.

“Perbaikan jalan di Cianjur tidak bisa hanya mengandalkan APBD kabupaten saja. Perlu intervensi dari pemerintah provinsi melalui kerja sama yang harmonis antara kedua pihak,” katanya.

Melalui langkah tersebut, pemerintah provinsi berharap pembangunan infrastruktur jalan di berbagai wilayah Jawa Barat, termasuk Cianjur, dapat dilakukan secara bertahap namun berkelanjutan. Hal ini sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Safari Ramadan yang digelar di Kecamatan Mande sendiri berlangsung dengan penuh antusiasme. Selain menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan warga untuk menyampaikan berbagai aspirasi terkait pembangunan di daerah mereka.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menilai bahwa partisipasi masyarakat dalam menyampaikan masukan dan keluhan merupakan bagian penting dalam proses pembangunan daerah. Dengan komunikasi yang terbuka, pemerintah berharap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dapat segera ditangani secara bersama-sama.

Komitmen perbaikan infrastruktur yang disampaikan Gubernur tersebut diharapkan mampu menjawab harapan masyarakat Cianjur yang selama ini menginginkan akses jalan yang lebih baik, aman, dan nyaman untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
×
Berita Terbaru Update