-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Harga Cabai Rawit di Pasar Induk Cianjur Naik Signifikan Jelang Idul Fitri 2026

Sabtu, 07 Maret 2026 | 09.13 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-08T02:16:15Z


Sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Induk Cianjur (PIC) mulai mengalami kenaikan harga menjelang dua pekan Hari Raya Idul Fitri 2026. Dari berbagai komoditas yang ada, cabai rawit menjadi yang mengalami lonjakan harga paling signifikan.

Berdasarkan pantauan di Pasar Induk Cianjur, harga cabai rawit kini mencapai Rp90 ribu per kilogram. Angka tersebut naik cukup tajam dibandingkan harga normal yang sebelumnya berada di kisaran Rp60 ribu per kilogram.

Kepala UPTD Pasar Induk Cianjur, Handika Firdaus, mengatakan kenaikan harga sejumlah komoditas memang mulai terjadi menjelang Lebaran. Namun, menurutnya kondisi tersebut masih tergolong wajar dan hampir selalu terjadi setiap tahun.

“Saat ini memang harga berbagai komoditas di Pasar Induk mengalami kenaikan, tapi masih dalam batas wajar seperti tahun sebelumnya,” ujar Handika, Kamis (5/3/2026).

Selain cabai rawit, beberapa komoditas lain juga mengalami kenaikan meskipun tidak terlalu signifikan. Harga telur ayam misalnya, kini berada di angka Rp32 ribu per kilogram, naik sekitar Rp4 ribu hingga Rp5 ribu dari harga normal Rp28 ribu per kilogram.

Sementara itu, harga daging sapi masih relatif stabil di angka Rp120 ribu per kilogram. Untuk bagian paha, harganya mencapai Rp140 ribu per kilogram.

Adapun harga daging ayam saat ini berada di kisaran Rp40 ribu per kilogram.

Untuk komoditas cabai lainnya, harga cabai merah keriting tercatat berada di angka Rp40 ribu per kilogram, sedangkan cabai merah besar dijual sekitar Rp35 ribu per kilogram.

Namun demikian, cabai rawit tetap menjadi komoditas dengan kenaikan harga paling tinggi selama awal Ramadan hingga saat ini.

“Yang paling tinggi itu cabai rawit Rp90 ribu per kilogram. Sejak awal Ramadan memang sudah naik karena kebutuhan meningkat. Harga normalnya Rp60 ribu, jadi naik sekitar Rp30 ribu,” jelasnya.

Handika juga memprediksi harga cabai rawit masih berpotensi kembali mengalami kenaikan menjelang Idul Fitri, terutama pada periode H-7 Lebaran. Kondisi ini biasanya dipicu meningkatnya kebutuhan rumah tangga untuk berbagai keperluan memasak.

“Biasanya seminggu menjelang Idul Fitri naik lagi karena permintaan meningkat sementara stok mulai berkurang,” katanya.

Meski sejumlah harga komoditas mulai merangkak naik, pihak pengelola pasar memastikan ketersediaan bahan pokok di Pasar Induk Cianjur masih dalam kondisi aman. Pasokan komoditas masih didukung oleh para bandar besar yang memiliki jaringan distribusi langsung ke petani.

“Untuk stok saat ini masih aman. Kami masih memiliki lumbung dari bandar besar yang punya jaringan langsung ke petani, jadi masyarakat tidak perlu khawatir berbelanja di Pasar Induk,” pungkasnya.
×
Berita Terbaru Update