Buruh di Pacet Cianjur tewas tertimbun longsor TPT saat hujan deras. Evakuasi berlangsung 4 jam akibat minim alat.

CIANJUR – Peristiwa tragis terjadi di kawasan Puncak, tepatnya di Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, pada Senin (4/5/2026). Seorang buruh harian dilaporkan meninggal dunia setelah tertimbun longsoran Tembok Penahan Tanah (TPT) saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Korban diketahui bernama Apipudin (61), yang saat kejadian tengah bekerja memperbaiki gorong-gorong di area perumahan bersama dua rekannya.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden nahas tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Saat hujan turun dengan intensitas tinggi, kondisi tanah di sekitar lokasi diduga mulai labil.
Tiba-tiba, TPT setinggi kurang lebih 2,5 meter yang berada di samping gorong-gorong mengalami longsor secara mendadak. Dua rekan korban berhasil menyelamatkan diri setelah menyadari tanda-tanda longsor.
Namun, korban tidak sempat keluar dari dalam gorong-gorong dan akhirnya tertimbun material tanah serta beton.
"Jadi beberapa detik sebelum longsor, dua temannya langsung lari sambil memberitahu korban jika TPT-nya mau longsor. Tapi korban tidak berhasil keluar dari gorong-gorong dan tertimbun longsoran," ujar Irpan (18), warga sekitar, Senin (4/5/2026).
Upaya Evakuasi Dramatis
Setelah kejadian, kedua rekan korban segera meminta bantuan warga dan petugas keamanan setempat. Proses evakuasi pun dilakukan secara manual karena keterbatasan alat.
"Warga bersama relawan berusaha membersihkan material tanah dan beton yang menimpa korban. Beberapa menit setelah kejadian, korban masih terdengar meminta pertolongan sehingga dengan alat seadanya kami berusaha mengevakuasinya," kata Irpan.
Evakuasi berlangsung cukup lama karena material longsoran berupa tanah dan beton yang cukup tebal dan keras.
"Tidak ada alat, jadi pakai pahat dan linggis. Sedangkan material beton yang menimpanya cukup keras. Jadi baru bisa dievakuasi sekitar jam 18.00 WIB," kata dia.
Korban Dinyatakan Meninggal Dunia
Setelah berhasil dievakuasi sekitar empat jam kemudian, korban langsung dibawa ke RSUD Cimacan untuk dilakukan pemeriksaan.
Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Sudrajat, menyampaikan bahwa korban sudah dalam kondisi meninggal dunia saat ditemukan.
"Dalam peristiwa tersebut satu korban meninggal dunia," kata dia.
Ia menambahkan, setelah dilakukan pemeriksaan luar, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
"Setelah dilakukan pemeriksaan luar tubuh di rumah sakit, korban diserahkan ke keluarga untuk dimakankan," tuturnya.
Diduga Akibat Hujan Deras
BPBD Cianjur menduga longsor terjadi akibat derasnya hujan yang mengguyur wilayah tersebut sehingga mengikis struktur tanah pada TPT.
"Saat kejadian hujan deras, jadi diduga mengikis tanah TPT sehingga longsor," pungkasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan risiko bencana longsor di wilayah perbukitan, terutama saat curah hujan tinggi. Warga dan pekerja di area rawan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan demi menghindari kejadian serupa.
COMMENTS