PMI Asal Cianjur Diduga Jadi Korban Penganiayaan di Libya, Kemlu Pastikan Korban dalam Kondisi Aman

SHARE:

PMI asal Cianjur diduga dianiaya di Libya. Kemlu memastikan korban dalam kondisi aman dan kasus masih didalami bersama KBRI Tripoli.



CIANJUR – Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Cianjur berinisial AJ diduga mengalami penganiayaan saat bekerja di Benghazi, Libya Timur. Informasi mengenai dugaan kekerasan tersebut sempat ramai diperbincangkan di media sosial dan kini tengah ditangani oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tripoli.

Meski demikian, hasil penelusuran awal dari KBRI Tripoli menyebutkan bahwa AJ saat ini berada dalam kondisi aman dan tidak mengalami luka akibat dugaan insiden tersebut.

Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) Kementerian Luar Negeri, Heni Hamidah, mengatakan pemerintah telah bergerak menindaklanjuti laporan yang beredar.

"Kementerian Luar Negeri dan KBRI Tripoli tengah menangani kasus PMI berinisial AJ di Benghazi, Libya Timur, menyusul informasi yang beredar di media sosial pada 26 Juni 2026," kata Direktur Perlindungan WNI, Heni Hamidah kepada wartawan, Minggu (28/6/2026).

Menurut Heni, komunikasi dengan pihak terkait telah dilakukan untuk memastikan keselamatan AJ. Berdasarkan laporan yang diterima dari KBRI Tripoli, hingga saat ini tidak ditemukan adanya cedera pada korban.

"KBRI Tripoli telah memastikan saat ini kondisi AJ dalam keadaan aman, sehat, dan tidak mengalami cidera/luka," ujarnya.

Selain memastikan kondisi korban, Kemlu RI juga terus mengumpulkan informasi guna mengetahui secara utuh kronologi yang sebenarnya terjadi. Pendalaman dilakukan dengan melibatkan AJ, pihak majikan, serta agensi setempat.

"KBRI Tripoli bersama pihak-pihak terkait, termasuk AJ dan pihak majikan, masih terus melakukan pendalaman untuk memperoleh gambaran yang utuh mengenai kronologi kejadian," ucapnya.

Dari hasil penelusuran sementara, diketahui AJ telah bekerja di wilayah Benghazi sejak Maret 2025. Namun, proses keberangkatannya ke Libya diduga tidak melalui mekanisme penempatan resmi.

"Berdasarkan penelusuran bersama agensi setempat, Saudari AJ diketahui telah bekerja di Benghazi, Libya Timur, sejak Maret 2025 melalui jalur penempatan yang tidak sesuai prosedur oleh pihak sponsor," lanjutnya.

Kemlu RI menegaskan akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk otoritas setempat, guna memastikan perlindungan terhadap AJ selama proses penanganan berlangsung.

Di sisi lain, pemerintah kembali mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan di luar negeri yang tidak melalui jalur resmi. Penempatan sesuai prosedur dinilai penting untuk menjamin perlindungan hukum, hak-hak pekerja, serta keselamatan selama bekerja di negara tujuan.

"Kemlu RI melalui KBRI Tripoli akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dan otoritas setempat untuk penanganan kasus ini. Kementerian Luar Negeri kembali mengimbau masyarakat yang berencana bekerja di luar negeri agar menggunakan jalur prosedural sesuai ketentuan yang berlaku untuk memastikan pelindungan hak-hak dan keselamatan pekerja," imbuhnya.

Kasus dugaan penganiayaan terhadap PMI asal Cianjur tersebut masih dalam proses pendalaman. Hingga kini, Kementerian Luar Negeri belum menyampaikan kesimpulan terkait penyebab maupun kronologi pasti kejadian sambil menunggu hasil investigasi lebih lanjut dari pihak-pihak yang berwenang.




COMMENTS

$type=three$tbg=rainbow$count=6$space=0$m=0$sn=0$rm=0$ico=1$cate=0

Nama

Asal Usul,128,Berita Nasional,227,Biografi,49,Bisnis,66,Entertainment,62,Fokus Ramadan,29,Galeri Foto,7,Hidayah,58,Info Cianjur,1138,Info Jabar,164,Jalan Jajan,98,Kesehatan,47,Komunitas,8,Kuliner,28,Motivasi & Inspirasi,83,Ngopi Berita,5,Olah Raga,145,Opini,25,Pangeran Biru,125,Seni Budaya,30,Teknologi,57,Teras Muda TV,65,Urang Sunda,85,
ltr
item
Teras Muda Cianjur: PMI Asal Cianjur Diduga Jadi Korban Penganiayaan di Libya, Kemlu Pastikan Korban dalam Kondisi Aman
PMI Asal Cianjur Diduga Jadi Korban Penganiayaan di Libya, Kemlu Pastikan Korban dalam Kondisi Aman
PMI asal Cianjur diduga dianiaya di Libya. Kemlu memastikan korban dalam kondisi aman dan kasus masih didalami bersama KBRI Tripoli.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhzK_M4xz7Ubjo-dDwY39jl2PmL2DNjTzKhFEP_a2Y6D5GJcNmFaeapu1CfJozavlA1jdL1kw7Zdeg0Nk4YTV2QZsSADrE5omNfQ9v4GHshuBf2KNAKieohYWzHJ-XO-v4WhWkvI6ihUzWGYXBNKcfND-SmB9d3L3QMTuZVtNsvuSVz8Xo6VmxJkJUnuI8/s1600/Website%20TMC%20(33).png
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhzK_M4xz7Ubjo-dDwY39jl2PmL2DNjTzKhFEP_a2Y6D5GJcNmFaeapu1CfJozavlA1jdL1kw7Zdeg0Nk4YTV2QZsSADrE5omNfQ9v4GHshuBf2KNAKieohYWzHJ-XO-v4WhWkvI6ihUzWGYXBNKcfND-SmB9d3L3QMTuZVtNsvuSVz8Xo6VmxJkJUnuI8/s72-c/Website%20TMC%20(33).png
Teras Muda Cianjur
https://www.terasmudacianjur.com/2026/06/pmi-asal-cianjur-diduga-jadi-korban.html
https://www.terasmudacianjur.com/
https://www.terasmudacianjur.com/
https://www.terasmudacianjur.com/2026/06/pmi-asal-cianjur-diduga-jadi-korban.html
true
1322746406275443861
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content