Stadion Badak Putih Cianjur kembali bersih usai Polres Cianjur bersama relawan menghapus vandalisme dan membersihkan 14 fasilitas publik.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80. Ratusan personel Polres Cianjur bersama para tukang ojek dan relawan bergotong royong menghapus coretan liar sekaligus mengembalikan tampilan fasilitas umum agar kembali rapi dan nyaman dipandang masyarakat.
Selama beberapa waktu terakhir, Stadion Badak Putih yang menjadi salah satu ikon olahraga di Kabupaten Cianjur sempat dipenuhi coretan vandalisme di sejumlah sisi bangunan. Bahkan, patung badak putih yang berada di area depan stadion juga tidak luput dari aksi tangan-tangan tidak bertanggung jawab.
Kapolres Cianjur, AKBP A. Alexander Yurikho Hadi, mengatakan pihaknya menargetkan sedikitnya 14 titik fasilitas publik yang menjadi lokasi pembersihan dalam kegiatan tersebut.
"Tentu dalam rangkaian menyambut HUT Bhayangkara ke-80, kami merasa bertanggungjawab dan peduli dengan kebersihan lingkungan, tidak hanya dari sampah tapi dari aksi vandalisme di fasilitas publik di Cianjur. Makanya personel Polres Cianjur dibantu relawan, gotong royong membersihkan setiap coretan yang ada," kata dia, Jumat (26/6/2026).
Menurut Alexander, aksi vandalisme tidak hanya merusak estetika kota, tetapi juga mencerminkan kurangnya kepedulian terhadap fasilitas yang dibangun untuk kepentingan bersama.
Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat agar turut menjaga berbagai fasilitas umum sehingga kejadian serupa tidak kembali terjadi.
"Kami harap tidak ada lagi aksi vandalime, kita sama-sama jaga dan rawat fasilitas umum," kata dia.
Selain menghilangkan coretan vandalisme, kegiatan bakti sosial tersebut juga difokuskan pada pembersihan sampah di sejumlah ruang publik, termasuk kawasan Taman Prawatasari. Melalui kolaborasi antara kepolisian, relawan, dan masyarakat, diharapkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan terus meningkat.
Alexander menegaskan bahwa upaya menciptakan lingkungan yang bersih memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya aparat pemerintah maupun kepolisian.
"Tentu tidak hanya membersihkan fasilitas publik dari coretan, tetapi juga membersihkannya dari sampah. Kami libatkan relawan dan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan. Sehingga diharapkan Cianjur asri tanpa sampah yang dibuang sembarangan," pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, wajah Stadion Badak Putih dan sejumlah fasilitas umum lainnya kini kembali terlihat lebih bersih dan tertata. Diharapkan, semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam aksi tersebut dapat menjadi pengingat pentingnya menjaga aset publik sebagai milik bersama demi menciptakan Kabupaten Cianjur yang bersih, indah, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.



COMMENTS