Disdikpora Cianjur Catat Kekurangan 1.100 Guru SD dan SMP, Sekolah di Wilayah Selatan Paling Terdampak

SHARE:

Disdikpora Cianjur mencatat kekurangan sekitar 1.100 guru SD dan SMP. Wilayah selatan menjadi daerah yang paling terdampak.



CIANJUR – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur mengungkapkan bahwa kebutuhan tenaga pendidik di tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) masih belum terpenuhi. Saat ini, Cianjur masih mengalami kekurangan sekitar 1.100 guru, sehingga diperlukan pemetaan kebutuhan tenaga pendidik sebagai langkah untuk menjaga keberlangsungan kegiatan belajar mengajar.

Kepala Disdikpora Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin, mengatakan jumlah tenaga pendidik berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN), baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), saat ini mencapai sekitar 11.000 orang.

Meski jumlah tersebut tergolong besar, kebutuhan guru di sejumlah sekolah belum terpenuhi. Kekurangan diperkirakan mencapai sekitar 10 persen dari kebutuhan ideal, terutama di sekolah-sekolah yang berada di wilayah selatan Kabupaten Cianjur.

"Faktor yang paling tinggi karena banyak yang pensiun, meninggal dunia, atau pindah ke daerah lain, sehingga secara keseluruhan tetap memerlukan tambahan tenaga pendidik dan kependidikan," kata Ruhli.

Menurutnya, sebagian sekolah di wilayah selatan mengalami kekurangan antara dua hingga empat guru. Kondisi tersebut berdampak pada pembagian tugas mengajar yang menjadi kurang optimal.

Disdikpora Cianjur saat ini terus melakukan koordinasi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) serta Bagian Organisasi Pemerintah Kabupaten Cianjur untuk menyusun usulan kebutuhan tenaga pendidik sesuai ketentuan yang berlaku.

Ruhli menjelaskan bahwa proses pengangkatan ASN, baik PNS maupun PPPK, merupakan kewenangan pemerintah pusat sehingga pemerintah daerah hanya dapat melakukan pendataan, pemetaan kebutuhan, dan mengusulkan formasi.

Pihaknya juga meminta setiap satuan pendidikan memaksimalkan sumber daya yang tersedia agar proses pembelajaran tetap berjalan sambil menunggu adanya penambahan formasi guru dari pemerintah.

Kekurangan tenaga pendidik dinilai berpengaruh terhadap efektivitas kegiatan belajar mengajar (KBM), termasuk dalam menjaga mutu dan kualitas layanan pendidikan di sekolah.

"Kami tidak dapat mengangkat tenaga honorer, sedangkan di lapangan tenaga pendidik sangat dibutuhkan karena setiap waktu ada yang pensiun, meninggal dunia, dan perpindahan, sehingga ini harus ada solusi dari pemerintah di daerah hingga pusat," kata Ruhli.

Selain menghadapi keterbatasan jumlah guru, Disdikpora Cianjur juga masih dihadapkan pada persoalan infrastruktur pendidikan. Hingga saat ini masih terdapat lebih dari seribu ruang kelas yang membutuhkan perbaikan, sementara kemampuan anggaran daerah dinilai belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan tersebut.

Untuk mempercepat penanganan, Disdikpora berupaya mencari dukungan pendanaan dari berbagai sumber, mulai dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pemerintah pusat, hingga perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Cianjur melalui program bantuan pembangunan ruang kelas.

Upaya tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas sarana pendidikan sekaligus mendukung terciptanya proses belajar mengajar yang lebih aman, nyaman, dan berkualitas bagi peserta didik di Kabupaten Cianjur.





COMMENTS

$type=three$tbg=rainbow$count=6$space=0$m=0$sn=0$rm=0$ico=1$cate=0

Nama

Asal Usul,129,Berita Nasional,230,Biografi,49,Bisnis,66,Entertainment,62,Fokus Ramadan,29,Galeri Foto,7,Hidayah,58,Info Cianjur,1154,Info Jabar,165,Jalan Jajan,98,Kesehatan,47,Komunitas,8,Kuliner,28,Motivasi & Inspirasi,83,Ngopi Berita,5,Olah Raga,145,Opini,25,Pangeran Biru,128,Seni Budaya,30,Teknologi,57,Teras Muda TV,65,Urang Sunda,85,
ltr
item
Teras Muda Cianjur: Disdikpora Cianjur Catat Kekurangan 1.100 Guru SD dan SMP, Sekolah di Wilayah Selatan Paling Terdampak
Disdikpora Cianjur Catat Kekurangan 1.100 Guru SD dan SMP, Sekolah di Wilayah Selatan Paling Terdampak
Disdikpora Cianjur mencatat kekurangan sekitar 1.100 guru SD dan SMP. Wilayah selatan menjadi daerah yang paling terdampak.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQZBBuRjDPjSY88L_co33Xnb8PFrz-Jab9JPLXpgKeGgz3sRzupu6JZ7IviR47SywleZvw67jengjk3zRikBf663ZYKPZwePyOz9IZFOafwh8kZsKLKRiajzyp7syL3mHKKLVKQaiMFfrsrxa5MndRswAAr7e6Zj-hcycS4RuC-7lAUxLD2mpDsVtEN-o/s1600/64475.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQZBBuRjDPjSY88L_co33Xnb8PFrz-Jab9JPLXpgKeGgz3sRzupu6JZ7IviR47SywleZvw67jengjk3zRikBf663ZYKPZwePyOz9IZFOafwh8kZsKLKRiajzyp7syL3mHKKLVKQaiMFfrsrxa5MndRswAAr7e6Zj-hcycS4RuC-7lAUxLD2mpDsVtEN-o/s72-c/64475.jpg
Teras Muda Cianjur
https://www.terasmudacianjur.com/2026/07/disdikpora-cianjur-catat-kekurangan.html
https://www.terasmudacianjur.com/
https://www.terasmudacianjur.com/
https://www.terasmudacianjur.com/2026/07/disdikpora-cianjur-catat-kekurangan.html
true
1322746406275443861
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content