Polres Cianjur mengerahkan AWC dan truk tangki untuk menyalurkan air bersih kepada warga Cibaregbeg yang terdampak kekeringan.
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan pada Sabtu (8/8/2026). Kehadiran dua kendaraan pengangkut air itu disambut warga yang sejak pagi membawa berbagai wadah, mulai dari galon, ember hingga tandon untuk mendapatkan pasokan air bersih.
Kondisi kekeringan membuat sebagian warga selama ini terpaksa memanfaatkan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk mandi dan mencuci.
Di tengah proses pendistribusian, puluhan mahasiswa Universitas Putra Indonesia (UNPI) Cianjur yang sedang melaksanakan kegiatan KKN di Desa Cibaregbeg turut membantu mengatur dan menyalurkan air kepada warga.
Bantuan juga tidak hanya ditujukan untuk kebutuhan rumah tangga. Polres Cianjur mengisi sumur yang menjadi sumber air bagi masjid di sekitar lokasi, sehingga masyarakat tetap dapat memperoleh air untuk kebutuhan ibadah, termasuk berwudhu.
Kapolres Cianjur AKBP A Alexander Yurikho mengatakan, bantuan tersebut diberikan setelah adanya laporan masyarakat melalui layanan kepolisian 110.
Jumlah warga yang membutuhkan air bersih membuat satu unit mobil tangki dinilai belum mencukupi. Karena itu, kepolisian mengambil langkah tambahan dengan mengerahkan AWC untuk mempercepat distribusi air ke lokasi terdampak.
"Mobil AWC ini seyogyanya digunakan untuk penanganan massa saat aksi unjuk rasa yang berujung anarkis. Tapi di Cianjur kali ini kami manfaatkan AWC untuk kemanusiaan, menyalurkan air bersih pada masyarakat dengan dibantu teman-teman mahasiswa dari UNPI Cianjur yang tengah melakukan KKN di Cibaregbeg," kata dia.
Alexander memastikan pelayanan distribusi air bersih akan terus dilakukan apabila masih terdapat wilayah di Kabupaten Cianjur yang mengalami dampak kekeringan.
"Kami akan terus layani masyarakat yang memerlukan air bersih. Tidak hanya pakai truk tangki, tapi jika jalurnya memungkinkan kami akan turunkan lagi AWC seperti hari ini. Silakan lapor ke 110 untuk ajuan bantuan air bersih," tuturnya.
Selain mendistribusikan air, Polres Cianjur juga memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat di lokasi. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap kemungkinan gangguan kesehatan akibat penggunaan air sungai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Alexander mengatakan kondisi air sungai yang digunakan warga perlu menjadi perhatian, sehingga pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk mengetahui kondisi warga sekaligus memberikan penanganan apabila ditemukan keluhan kesehatan.
"Air sungai tentu tidak steril. Makanya kami juga lakukan cek kesehatan, memastikan kondisi kesehatan warga. Jika memang ada yang sakit, segera langsung ditangani," kata dia.
Sementara itu, mahasiswa UNPI Cianjur Ilham menilai bantuan air bersih dari Polres Cianjur sangat membantu masyarakat Desa Cibaregbeg yang tengah menghadapi keterbatasan sumber air.
Ia menyebut warga telah mengalami kesulitan memperoleh air selama kurang lebih dua bulan.
"Selama dua bulan warga di sini kesulitan air. Kami sangat berterima kasih kepada Polres Cianjur yang sudah menyalurkan bantuan air ke warga di sini," pungkasnya.
Penyaluran air bersih tersebut menjadi salah satu bentuk respons terhadap kebutuhan masyarakat di tengah kondisi kekeringan. Polres Cianjur membuka layanan pengaduan melalui 110 bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih, dengan penyaluran disesuaikan kondisi dan akses menuju wilayah terdampak.

COMMENTS