Polres Cianjur membentuk posko Gakkumdu dan menyiapkan 300 personel untuk mengamankan Pilkades serentak 2026 di 47 desa.
CIANJUR – Polres Cianjur menyiapkan langkah pengamanan untuk menghadapi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2026 yang dijadwalkan berlangsung di 47 desa di sejumlah kecamatan di Kabupaten Cianjur pada Oktober 2026.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni membentuk posko Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu). Posko tersebut disiapkan untuk mendukung upaya pencegahan sekaligus penindakan terhadap potensi pelanggaran selama seluruh tahapan Pilkades.
Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi mengatakan, potensi kerawanan dalam pelaksanaan Pilkades perlu dipetakan sejak awal. Perhatian kepolisian antara lain diarahkan pada dugaan praktik politik uang atau money politic serta bentuk pelanggaran lainnya.
“Setiap kerawanan kami petakan untuk dilakukan pencegahan, termasuk pembentukan panitia hingga hari pemilihan, ini dilakukan guna menjamin keamanan, kenyamanan dan kondusivitas selama tahapan pilkades berjalan,” katanya.
Masyarakat Bisa Melaporkan Dugaan Pelanggaran
Polres Cianjur juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan laporan apabila menemukan dugaan pelanggaran dalam tahapan Pilkades. Pengaduan dapat disampaikan melalui layanan kepolisian di nomor 110.
Menurut AKBP Alexander, keberadaan posko Gakkumdu telah disosialisasikan kepada masyarakat sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pilkades serentak 2026.
“Ruangan dan fasilitasnya telah disiapkan di Polres Cianjur sehingga memudahkan masyarakat dalam membuat laporan,” katanya.
Selain menyiapkan sarana pengaduan, kepolisian akan mengerahkan 300 personel untuk mendukung pengamanan Pilkades serentak yang digelar di 47 desa tersebut.
Personel akan ditempatkan di desa-desa yang melaksanakan Pilkades. Pengamanan dilakukan sejak tahapan persiapan hingga pelaksanaan pemungutan suara untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun tindak pidana.
“Penempatan personel di sejumlah desa yang menggelar pilkades 2026 guna mengantisipasi berbagai potensi kerawanan, termasuk mengantisipasi berbagai tindak pidana yang berpotensi muncul selama tahapan hingga pelaksanaan pemilihan,” katanya.
Keamanan Siber Turut Menjadi Perhatian
Pengamanan Pilkades 2026 tidak hanya diarahkan pada potensi gangguan keamanan secara langsung. Polres Cianjur juga mempertimbangkan pengalaman pelaksanaan sebelumnya yang sempat diwarnai sejumlah persoalan, termasuk kejadian pembakaran.
Pada Pilkades 2026, aspek keamanan siber turut menjadi perhatian karena pelaksanaannya menggunakan sistem digital. Polres Cianjur menyatakan telah berkoordinasi dengan Direktorat Siber Polda Jabar untuk memastikan sistem dan perangkat yang digunakan memiliki keamanan yang memadai.
“Termasuk perhatian khusus terhadap ancaman kejahatan siber karena pilkades kali ini menggunakan sistem digital, kami telah berkoordinasi dengan Direktorat Siber Polda Jabar untuk memastikan sistem dan perangkat yang digunakan memiliki keamanan yang memadai,” katanya.
Dengan pembentukan posko Gakkumdu, penyiapan personel pengamanan, serta perhatian terhadap keamanan sistem digital, Polres Cianjur menyiapkan pengamanan untuk seluruh tahapan Pilkades serentak 2026 agar berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

COMMENTS