Saddil Ramdani memberi isyarat perpisahan lewat unggahan penuh makna, memunculkan spekulasi tentang masa depannya bersama Persib Bandung.
Dalam unggahan tersebut, Saddil menuliskan pesan bernuansa perpisahan. Ia menyebut menerima sebuah keputusan dengan lapang dada dan menyadari bahwa tidak semua kesempatan akan terus terbuka.
Pesan itu kemudian memunculkan spekulasi bahwa Saddil akan meninggalkan Persib menjelang bergulirnya kompetisi Super League 2026/2027. Namun, Saddil tidak secara eksplisit menyebut Persib maupun klub yang akan menjadi tujuan berikutnya.
Saddil juga menegaskan bahwa perubahan arah perjalanan karier tidak akan menentukan nilai dirinya sebagai seorang pemain.
> “Saya menyadari nilai diri saya dan memercayai jalan yang terbentang di depan. Beberapa keputusan mungkin mengubah arah perjalanan, namun hal itu tidak akan pernah menentukan nilai diri orang yang menjalaninya.”
Ia kemudian menyampaikan bahwa dirinya memilih melangkah dengan tetap menjaga rasa hormat dan tanpa membawa kepahitan.
> “Saya melangkah pergi dengan penuh rasa hormat, tanpa menyimpan rasa pahit, serta bergerak maju dengan keyakinan yang tenang.”
Unggahan tersebut mendapat respons dari sejumlah rekan di Persib yang memberikan dukungan dan doa untuk perjalanan Saddil selanjutnya.
Hingga Jumat (4/9/2026), belum ada pengumuman resmi dari Persib mengenai kepindahan Saddil. Karena itu, pesan tersebut masih lebih tepat disebut sebagai isyarat atau indikasi perpisahan, bukan konfirmasi resmi transfer.
Terjemahan lengkap tulisan Saddil
Saya menerima keputusan ini dengan lapang dada, bukan karena saya tidak berani mempertanyakannya, tetapi karena saya telah belajar bahwa tidak setiap pintu ditakdirkan untuk tetap terbuka.
Saya tahu nilai diri saya, dan saya percaya pada jalan yang terbentang di depan. Beberapa keputusan mungkin mengubah arah perjalanan, tetapi keputusan tersebut tidak akan pernah menentukan nilai dari orang yang menjalaninya.
Saya pergi dengan penuh rasa hormat, tidak membawa kepahitan, dan melangkah maju dengan keyakinan yang tenang.
Apa yang memang ditakdirkan untuk saya tidak akan pernah mengharuskan saya kehilangan jati diri demi mendapatkannya.

COMMENTS