Kebakaran Gunung Picung Cianjur terjadi sejak 17.30 WIB dan meluas hingga puncak. Petugas terkendala akses menuju titik api.
Upaya penanganan dilakukan petugas gabungan sejak petang. Namun, proses pemadaman menghadapi kendala medan karena akses menuju lokasi berada di kawasan perbukitan dan terhalang parit.
Mobil pemadam kebakaran telah diterjunkan sekitar pukul 18.00 WIB. Meski demikian, petugas belum dapat mencapai titik api karena kondisi jalur menuju lokasi cukup sulit dilalui.
Saksi kebakaran, Cep Hidayat, mengatakan kobaran api terlihat dari kejauhan sebelum kemudian meluas ke sejumlah bagian Gunung Picung.
"Dari jarak 500 meter, terlihat api dari bagian tengah Gunung Picung. Tidak lama api terus membesar dan merambat ke kaki dan puncak gunung," kata Cep Hidayat dalam keterangan pers yang diterima RRI, Selasa, 11 Agustus 2026.
Warga setempat, Jaja (48), menyebut sejumlah warga sempat berusaha melakukan pemadaman secara mandiri. Namun, kondisi medan menjadi hambatan karena titik kebakaran berada di kawasan perbukitan.
Jaja juga menyampaikan dugaan mengenai kemungkinan adanya aktivitas pembakaran di kawasan tersebut. Namun, dugaan tersebut belum disampaikan sebagai penyebab kebakaran yang telah terverifikasi.
"Kurang tahu pasti, tapi kemungkinan dugaan kuat ada faktor kesengajaan atau aktivitas pembakaran di kawasan itu," kata dia.
Kapolres Cianjur AKBP A Alexander Yurikho mengatakan personel kepolisian telah berada di lokasi untuk membantu proses pemadaman bersama petugas pemadam kebakaran.
Menurutnya, kondisi jalur menuju kawasan kebakaran menjadi salah satu kendala dalam upaya penanganan sejak awal kejadian.
"Anggota sudah di sana, bersama dengan Damkar untuk memadamkan api. Diupayakan menggunakan alat pemadam, jika tidak kami berusaha memadamkan secara manual dengan alat seadanya supaya kebakaran tidak meluas," ucap AKBP Alex.
Hingga keterangan tersebut disampaikan, petugas masih berupaya melakukan pemadaman dengan mempertimbangkan kondisi medan dan keterbatasan akses menuju titik api.

COMMENTS